Nabila Dea Anggraini, - and PRIMATIA YOGI WULANDARI, - (2026) Peran Insecure Attachment terhadap Regulasi Emosi dalam Hubungan Romantis pada Individu Dewasa Awal. Repository Universitas Airlangga. (Unpublished)
|
Text (Artikel Ilmiah)
Artikel Publikasi_Nabila Dea Anggraini_113221264.pdf Download (441kB) |
Abstract
Individu dewasa awal yang menjalani hubungan romantis dituntut untuk mengelola emosi secara adaptif. Pola keterikatan yang terbentuk sejak dini, khususnya insecure attachment, diyakini berperan dalam menentukan strategi regulasi emosi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran attachment anxiety dan attachment avoidance terhadap dua strategi regulasi emosi, yaitu cognitive reappraisal dan expressive suppression, pada individu dewasa awal dalam hubungan romantis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei pada 129 partisipan berusia 20–30 tahun yang sedang menjalani hubungan romantis aktif. Insecure attachment diukur menggunakan Experience in Close Relationships-Revised (ECR-R), sedangkan regulasi emosi diukur menggunakan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui Jamovi. Hasil analisis menunjukkan bahwa attachment anxiety dan attachment avoidance secara simultan berperan signifikan terhadap cognitive reappraisal (F(2,126) = 6,60; p = 0,002; R² = 0,095) dan expressive suppression (F(2,126) = 7,36; p < 0,001; R² = 0,105). Secara parsial, attachment avoidance berperan negatif terhadap cognitive reappraisal (β = -0,392; p < 0,001), dan attachment anxiety berperan positif terhadap expressive suppression (β = 0,346; p = 0,002). Penelitian ini merekomendasikan intervensi berbasis pendekatan Emotionally Focused Therapy untuk meningkatkan rasa aman relasional, serta pelatihan cognitive restructuring guna mendorong penggunaan strategi regulasi emosi yang lebih adaptif pada individu dewasa awal dengan insecure attachment tinggi. Kata kunci: insecure attachment, attachment anxiety, attachment avoidance, cognitive reappraisal, expressive suppression, regulasi emosi, hubungan romantis, dewasa awal
| Item Type: | Article | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | insecure attachment, attachment anxiety, attachment avoidance, cognitive reappraisal, expressive suppression, regulasi emosi, hubungan romantis, dewasa awal, emotion regulation, romantic relationships, early adulthood. | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF712-724.85 Developmental Psychology |
||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Depositing User: | Nabila Dea Anggraini | ||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 01:07 | ||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2026 01:07 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144046 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


