Jiihaan Tsabitahnakwah Syahlaa Aqila Sulistyo, '- and Dewi Retno Suminar, - (2026) Hubungan Emotional Parentification dengan Kecenderungan Depresi pada Emerging Adulthood yang Mengalami Kematian Salah Satu Orang Tua. Repository Universitas Airlangga. (Unpublished)
|
Text (Artikel Ilmiah)
Artikel Ilmiah_Jihaan Tsabitahnakwah Syahlaa Aqila Sulistyo_Hubungan Emotional Parentification dengan Kecenderungan Depresi pada Emerging Adulthood yang Mengalami Kematian Salah Satu Orang Tua.pdf Download (270kB) |
Abstract
ABSTRAK Kematian salah satu orang tua pada masa remaja dapat mendorong perubahan peran dalam keluarga, termasuk anak mengambil alih pemenuhan kebutuhan emosional keluarga (emotional parentification). Penelitian ini bertujuan menguji hubungan emotional parentification dengan kecenderungan depresi pada emerging adulthood yang kehilangan salah satu orang tua pada usia 12–17 tahun. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 68 partisipan berusia 18–25 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Parentification Inventory (PI) dimensi emotional parentification dan Beck Depression Inventory-II (BDI-II), kemudian dianalisis dengan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara emotional parentification dan kecenderungan depresi (r = 0,105; p = 0,394). Analisis eksploratif menunjukkan urutan kelahiran berhubungan signifikan dengan emotional parentification, sedangkan karakteristik demografis dan kehilangan orang tua tidak berhubungan signifikan dengan kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa emotional parentification saja belum cukup menjelaskan kecenderungan depresi pada populasi ini. Kata kunci: emotional parentification, kecenderungan depresi, emerging adulthood, kematian orang tua ABSTRACT The death of a parent during adolescence may lead to changes in family roles, including children assuming responsibility for the family’s emotional needs (emotional parentification). This study aims to examine the relationship between emotional parentification and depressive tendencies among emerging adults who lost a parent at the age of 12–17. This quantitative correlational study involved 68 participants aged 18–25 years selected through purposive sampling. Data were collected using the emotional parentification dimension of the Parentification Inventory (PI) and the Beck Depression Inventory-II (BDI-II), and analysed using Pearson’s correlation. The results showed no significant relationship between emotional parentification and depressive tendencies (r = 0.105; p = 0.394). Exploratory analysis indicated that birth order was significantly associated with emotional parentification, while demographic characteristics and parental loss were not significantly associated with either variable. These findings suggest that emotional parentification alone does not sufficiently explain depressive tendencies in this population. Keywords: emotional parentification, depressive tendencies, emerging adulthood, parental death
| Item Type: | Article | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | emotional parentification, depressive tendencies, emerging adulthood, parental death | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF511-593 Emotion, Feeling, Affection B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF712-724.85 Developmental Psychology |
||||||
| Divisions: | 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Depositing User: | Jihaan Tsabitahnakwah Syahlaa Aqila Sulistyo | ||||||
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 02:21 | ||||||
| Last Modified: | 27 Jul 2026 02:21 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144164 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


