FITRIANA MARTIANI (2018) PENGARUH PENAMBAHAN KONSORSIUM BAKTERI, KOMPOSSEBAGAI BULKING AGENT, DAN VARIASI WAKTU INKUBASI TERHADAP BIODEGRADASI LUMPUR MINYAK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
117.SKRIPSI NEW.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (361kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi perlakuan (penambahan konsorsium bakteri dan kompos sebagai bulking agent) dan variasi waktu inkubasi terhadap biodegradasi lumpur minyak. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian 4 x 5 dengan 3 kali ulangan Perlakuan terdiri dari 4 perlakuan yaitu perlakuan K (kontrol), perlakuan P (penambahan kompos sebagai bulking agent), perlakuan B (penambahan konsorsium bakteri), dan perlakuan BP (penambahan konsorsium bakteri dan kompos sebagai bulking agent). Variasi waktu inkubasi terdiri dari 5 variasi (mingu ke-0, 2, 4, 6, dan 8). Penelitian ini menggunakan konsorsium bakteri Pseudomonas putida T1-8, Bacillus subtilis 3KP, Actinobacillus P3-7, Arthrobacter P2(1), dan Micrococcus L II 61. Proses biodegradasi lumpur minyak diketahui dari jumlah total bakteri (CFU/g-tanah) dan persentase degradasi lumpur minyak (%). Data jumlah total bakteri dan persentase degradasi lumpur minyak dianalisis menggunakan ANOVA 2 arah sedangkan nilai pH dianilisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan interaksi variasi perlakuan dan variasi waktu inkubasi berpengaruh terhadap jumlah total bakteri (CFU/g-tanah) dan persentase degradasi lumpur minyak (%). Variasi perlakuan hanya berpengaruh terhadap jumlah total bakteri (CFU/g-tanah). Hasil tertinggi total jumlah bakteri terhadap variasi perlakuan yaitu perlakuan BP sebesar 12,91 (CFU/g-tanah) dan persentase degradasi lumpur minyak pada perlakuan P sebesar 39 %. Hasil tertinggi jumlah total bakteri dan persentase degradasi lumpur minyak pada minggu ke-2 sebesar 10,79 (CFU/gtanah) dan 37 %. Hasil tertinggi total jumlah bakteri terhadap interaksi variasi perlakuan dan variasi waktu inkubasi yaitu perlakuan BM2 (penambahan konsorsium bakteri dengan waktu inkubasi 2 minggu) sebesar 14,62 (CFU/gtanah) dan persentase degradasi lumpur minyak pada perlakuan P4 (penambahan kompos sebagai bulking agent dengan inkubasi 4 minggu) sebesar 67 %.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | biodegradasi, variasi perlakuan, variasi waktu inkubasi, kompos sebagai bulking agent, persentase degradasi lumpur minyak | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 08:43 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2026 08:43 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144251 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


