Pengembangan Model Pendidikan Kesehatan Berbasis Teori Social Cognitiive dan Adaptasi Roy terhadap Perilaku Pengobatan dan Kondisi Fisik Orang Dengan HIV/AIDS di Kabupaten Tulungagung

OSSI DWI PRASETIO (2022) Pengembangan Model Pendidikan Kesehatan Berbasis Teori Social Cognitiive dan Adaptasi Roy terhadap Perilaku Pengobatan dan Kondisi Fisik Orang Dengan HIV/AIDS di Kabupaten Tulungagung. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
132014153042_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB I)
132014153042_BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text (FULLTEXT)
132014153042_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Kurangnya kepatuhan ODHA dalam pengobatan ARV karena kurangnya pengetahuan dan stigma negative dari masyarakat. ODHA yang tidak patuh minum obat akan merasakan sakit dan kondisi fisik menurun hingga dirawat di rumah sakit. Tujuan: mengembangkan model pendidikan kesehatan berbasis teori social cognitive dan adaptasi roy terhadap perilaku pengobatan dan kondisi fisik ODHA. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 120 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 tahap, tahap 1 dilakukan Analisis data dengan menggunakan SEM PLS dan untuk tahap 2 dilakukan melalui focus group discussion (FGD), penyusunan modul, konsultasi pakar serta rekomendasi model. Hasil: Pada tahap 1 Faktor lingkungan, Pasien, Pelayanan, terutama Faktor Perawat memiliki nilai p=0,000; T=10,086 terhadap Pendidikan kesehatan. Pada tahap 2 Hasil dari isu strategis yakni belum mendapat dukungan yang maksimal dari lingkungan, responden belum memiliki efikasi diri dalam menjalani pengobatan, responden belum memahami pentingnya faskes dalam menjalani perawatan, diperlukannya bimbingan kepada perawat, perlu perbaikan pada mekanisme koping, minimnya kesadaran responden dalam mengkonsumsi obat, serta kondisi ODHA yang belum maksimal dari fisik maupun psikis. Adapun rekomendasi FGD yakni diperlukan pemahaman mengenai peran keluarga mengenai HIV dan memberikan dukungan, diperlukan treatment dari psikiater untuk membantu mental illness ODHA, diperlukan kebijakan baru, pembuatan modul, serta program baru yang ditujukan kepada petugas kesehatan setempat. Kesimpulan: Adanya Faktor Pasien pada diri ODHA dan faktor perawat yang semakin baik akan semakin baik pula pendidikan kesehatan serta perilaku pengobatan ODHA.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK T.FKP 22 - 23 Oss p
Uncontrolled Keywords: Health Education, Medical Behavior, Physical Condition, PLWHA.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > Magister Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
OSSI DWI PRASETIONIM132014153042
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 04 Aug 2026 06:35
Last Modified: 04 Aug 2026 06:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144370
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item