M. ROEHMAN ZAINUR RIEDHO (2025) ENVIRONMENTAL GOVERNANCE PADA PEMANFAATAN SUMBER DAYA AIR DALAM PEMBANGUNAN IBU KOTA NUSANTARA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
M. ROEHMAN ZAINUR RIEDHO.pdf Restricted to Repository staff only Download (39MB) | Request a copy |
Abstract
Pemindahan ibu kota negara Indonesia ke Tbu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, didasari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022, merupakan respons terhadap krisis multidimensi Jakarta, terutama degradasi ekologis. Visi IKN sebagai "Kota Dunia untuk Semua" yang berkelanjutan menempatkan pengelolaan sumber daya air (SDA) sebagai aspek krusial, meskipun kawasan IKN menghadapi tantangan keterbatasan air tanah, kualitas air baku yang buruk, dan risiko banjir. Berlandaskan epistemologi interpretif-kritis dengan keberpihakan pada keberlanjutan ekologis dan keadilan sosial, penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan environmental governance (EG) dalam pemanfaatan SDA di IKN. Rumusan masalah utama mempertanyakan bagaimana penerapan EG (institusi, aktor, proses) ditinjau secara kritis melalui prinsip efektivitas, keadilan, responsivitas, dan ketahanan (Bennett & Satterfield, 2018), serta implikasinya. Penelitian kualitatif-deskriptif-kritis ini menggunakan analisis dokumen ekstensif ( 44 peraturan, 31 dokurnen teknis) dan komunikasi institusional, diperkuat triangulasi sumber dengan laporan LSM dan media. Hasil analisis menunjukkan kesenjangan fundamental antara visi normatif keberlanjutan dengan realitas implementasi yang dibentuk relasi kuasa timpang dan dominasi agenda percepatan pembangunan. Efektivitas terkendala koordinasi kelembagaan, kapasitas OIKN yang terbatas (pendanaan lingkungan minim, SDM), sulitnya akses publik terhadap AMDAL, dan lemahnya akuntabilitas lokal. Keadilan menjadi sorotan utama; pengakuan formal hak masyarakat adat/lokal kontras dengan laporan penggusuran dan hilangnya akses SDA (kasus Bendungan Sepaku Semoi), semen tara partisipasi publik cenderung formali stik dan distribusi rnanfaat/beban tidak merata. Responsivitas menunjukkan potensi inovasi teknologi, namun kapasitas pembelajaran adaptif dan fl eksibilitas tat~ kelola terhambat tekanan percepatan d~n sentralisasi. Ketahanan terancam.legitimasi sosial yang rapuh, struktur monosentris OIKN, dan lemahnya keterhubungan fungsional antar aktor serta minimnya penerapan prinsip subsidiaritas. Disimpulkan, penerapan EG di IKN menghadapi dilema antara legitimasi formal dan efektiv itas nyata serta keadilan, dengan bias pada supply-side management. Rekomendasi transformatif meliputi reformasi partisipasi publik dan pengakuan hak, desentralisasi terbatas, pergeseran ke demand-side management dan perlindungan hulu, pelembagaan pembelajaran adaptif, serta penguatan peran masyarakat sipil. Implikasi teoretisnya adalah kontekstualisasi kerangka EG dalam pembangunan otoritatif, menyoroti analisis kekuasaan dan trade-offs antar atribut EG. Implikasi praktisnya adalah masukan bagi OIKN dan pembelajaran bagi kota baru lain.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Environmental Governance, Water Resources, Nusantara Capital City (IKN), Public Policy, Critical Analysis. | |||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law > K3220 Public policy | |||||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Kebijakan Publik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 11:42 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Aug 2026 11:42 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144381 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


