Ika Septya Melliana, - (2022) Perilaku Adaptasi Masyarakat Di Pinggir Sungai Kalitemi Terhadap Pengembangan Kampung Keramba RW 05 Desa Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071411731047_HALAMAN JUDUL.pdf Download (417kB) |
|
|
Text (BAB I)
071411731047_BAB I.pdf Download (229kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071411731047_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Keramba adalah tempat untuk memelihara dan budidaya ikan yang ditempatkan di badan sungai. Kampung Keramba adalah sebutan Kampung di RW 05 Desa Ditotrunan, Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang yang mendapat penghargaan Program Kampung Iklim tingkat nasional dengan kategori pemanfaatan sungai yang sebelumnya kumuh menjadi sungai yang potensial. Peneliti tertarik untuk meneliti perilaku adaptasi masyarakat terhadap pengembangan Kampung Keramba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian etnografi. Observasi selama 6 hari dan wawancara mendalam kepada 8 informan yang terdiri dari ketua kelompok Kampung Keramba (RW), 4 ketua RT, ketua posyandu, dan 2 warga umum yang tinggal di bantaran Sungai Kalitemi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kendala dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berupa perilaku masyarakat yang tidak menjaga kelestarian lingkungannya, belum ada toilet disetiap rumah perilaku adaptasi masyarakat menggalakkan program toilet pribadi di setiap rumah, memindah teras rumah menghadap sungai, dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Faktor eksternal berupa kurangnya dukungan pemerintah daerah dan masyarakat luar terhadap pengembangan Kampung Keramba. Sehingga perilaku adaptasi yang dilakukan dengan pembangunan fasilitas pendukung Kampung Keramba dari dana sukarela warga dan penambahan kas RW dari penjualan produk hasil olahan ikan hasil keramba dan wisata edukasi yang ditarif Rp 75.000,-/orang. Adanya tradisi tahunan berupa festival sayur kelor yaitu lomba menghias nasi kelor seperti tumpeng diadakan setahun sekali disaat perayaan hari jadi Kabupaten Lumajang dan mancing mania yaitu lomba memancing di pinggir Sungai Kalitemi diadakan setahun sekali saat perayaan 17 Agustus adalah upaya untuk menarik dukungan dari pihak eskternal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KK KKB S. FISIP. A. 24-22 Ika p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku Adaptasi, Masyarakat Pinggir Sungai, Kampung Keramba, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Festival Sayur Kelor, Mancing Mania | ||||||
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 01:40 | ||||||
| Last Modified: | 05 Aug 2026 01:40 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144400 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


