PATOLOGI ANATOMI DAN PROFIL HEMOLIM LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) YANG TERINFESTASI EKTOPARASIT Octolasmis PADA KERAMBA DASAR

SADIDA ANINDYA BAHTIAR, - (2022) PATOLOGI ANATOMI DAN PROFIL HEMOLIM LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) YANG TERINFESTASI EKTOPARASIT Octolasmis PADA KERAMBA DASAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
141811535033 HALAMAN I.pdf

Download (279kB)
[img] Text (BAB I)
141811535033 BAB I.pdf

Download (48kB)
[img] Text (FULL TEXT)
141811535033.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Lobster pasir (Panulirus homarus) merupakan komoditas perikanan dengan nilai ekonomis penting. Selama budidaya, Octolasmis sering menginfestasi tubuh lobster yang menimbulkan kondisi stress dan perubahan patologi anatomi hingga berujung pada kematian. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui patologi anatomi dan profil hemolim lobster yang terjadi pada lobster pasir (P. homarus) yang terinfestasi ektoparasit Octolamis pada keramba dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey dan observasi secara langsung. Objek penelitian yang digunakan yaitu 30 ekor lobster pasir dengan berat 100-150 g. Metode purposive sampling digunakan sebagai metode penentuan pengambilan sampel. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juni-Juli 2022 di Kelompok Pembudidaya Ikan Pesona Bahari Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur. Data profil hemolim dianalisis dengan Uji T-Independen (95%) dan data patologi anatomi dilanjutkan dengan Uji Kruskal Wallis (95%) menggunakan software IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian berdasarkan data skoring menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara lobster yang sakit dengan yang sehat (P<0,01), ditandai dengan terjadinya geripis pada ekor, lesi pada karapaks, melanisasi insang, dan timbulnya borok pada ventral abdomen. Perubahan yang sangat signifikan terjadi pada profil hemolim lobster yang sakit dibandingkan dengan lobster yang sehat (P<0,01). THC meningkat diiringi dengan tingginya konsentrasi sel granular berturut-turut 22,1-37,8 x 106 sel/mL dan 63,75-64,5 % seiring dengan kerusakan lobster sedangkan sel hyalin menurun. Pengukuran kualitas air memperlihatkan kondisi perairan tercemar karena kadar nitrat (7,5 ppm), fosfat (0,035 ppm), dan TOM (66,992 ppm) melebihi batas normal di perairan laut untuk budidaya lobster. Dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan patologi anatomi berupa ekor geripis, lesi pada karapaks, melanisasi insang, dan borok pada ventral abdomen. Profil hemolim pada lobster yang mengalami kerusakan akibat terinfestasi menunjukkan peningkatan pada THC serta sel granular namun terjadi penurunan pada sel hyaline dan sel semigranular. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu pengamatan secara histopatologis dari lobster pasir yang terinfestasi ektoparasit Octolasmis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.A.PDD 21 - 23 Sad p
Uncontrolled Keywords: Lobster pasir, ektoparasit, melanisasi, THC, DHC
Subjects: Q Science > QL Zoology
Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 17. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
SADIDA ANINDYA BAHTIAR, -NIM141811535033
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorGUNANTI MAHASRI, -NIP196009121986032001
Thesis advisorMOHAMMAD FAIZAL ULKHAQ, -NIP198812092015043101
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 10 Aug 2026 06:14
Last Modified: 10 Aug 2026 06:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144493
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item