NUR 'AINI FIKRIYAH, - (2022) Aktivitas Anti Kanker Ekstrak Polisakarida Ganoderma applanatum Untuk Menekan Pertumbuhan Sel HeLa. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (cover)
COVER.pdf Download (303kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (40kB) |
|
|
Text (Full text)
082024153009.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ekstrak polisakarida Ganoderma applanatum mengandung ?-glukan yang memiliki kemampuan sebagai obat anti kanker dengan melalui jalur apoptosis. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis mekanisme polisakarida G. applanatum terhadap sel kanker serviks HeLa secara in vitro. Dalam penelitian ini dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu KN (media dan DMSO), K+ (Doxorubicin), P1 (ekstrak dosis 200 ?g/mL) dan P2 (ekstrak dosis 400 ?g/mL) dan dilakukan replikasi sebanyak 6 kali. Parameter yang diamati yaitu viabilitas, kadar caspase-9 dan 3, dan indeks apoptosis sel kanker HeLa. Uji viabilitas dilakukan pada waktu 24, 48, dan 72 jam, hasil terbaik yaitu pada waktu 48 jam maka semua perlakuan dilakukan pada waktu 48 jam. Uji kadar caspase-9 dan 3 diambil dari pelet yang telah diberi perlakuan ekstrak dan dilanjutkan dengan uji ELISA. Uji indeks apoptosis diambil dari pelet yang telah diberi perlakuan ekstrak dan diuji dengan flowcytometry. Hasil yang didapatkan yaitu pada uji viabilitas hasil dosis ekstrak tertinggi pada dosis 400 ?g/mL, tetapi tidak signifikan dengan dosis 200 ?g/mL dan kontrol positif. Kadar caspase-9 dan 3 didapatkan hasil paling tinggi yaitu pada pemberian dosis 400 ?g/mL tetapi tidak signifikan pula dengan dosis 200 ?g/mL dan kontrol positif. Indeks apoptosis hasil pemberian ekstrak tertinggi pada dosis 400 ?g/mL dengan persentase sel hidup sebanyak 28,4%; apoptosis awal sebanyak 4,3%; apoptosis akhir sebanyak 56,1% dan nekrosis sebanyak 11,2%. sedangkan pada dosis 200 ?g/mL persentase sel hidup sebanyak 39,2%; apoptosis awal sebanyak 3,4%; apoptosis akhir sebanyak 45,6% dan nekrosis sebanyak 11,9%. Seiring bertambahnya dosis ekstrak polisakarida G. applanatum yang diberikan, maka semakin tinggi pula kadar caspase-9 (P2), kadar caspase-3 (P2), dan indeks apoptosis. Sedangkan hasil viabilitas sel menurun seiring dengan bertambahnya dosis ekstrak yang diberikan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FST.B 03 - 23 Nur a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Keywords : Ganoderma applanatum, polysaccharide, ?-glucan, apoptotic, HeLa cells. | ||||||
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry |
||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi (S2) | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:58 | ||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:58 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144505 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


