AHMED AYATHOLLAH (2022) Analisis Pengaruh Curah Hujan, Kelembaban, Dan Suhu Terhadap Jumlah Kasus Demam Berdarah Di Provinsi Bali 2019 Dan 2020. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101914353007_HALAMAN JUDUL.pdf Download (817kB) |
|
|
Text (BAB I)
101914353007_BAB I.pdf Download (479kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101914353007_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kasus demam berdarah dengue di Indonesia yang dilaporkan pada tahun 2019 tercatat sebanyak 138.127 kasus. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2018 sebesar 65.602 kasus. Bali merupakan salah satu provinsi dengan kejadian DBD tertinggi. Kasus DBD di provinsi Bali pada tahun 2015 hingga 2019 muncul di seluruh kabupaten/kota. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh curah hujan, kelembaban, dan suhu terhadap jumlah kasus demam berdarah Dengue di Provinsi Bali tahun 2019 dan 2020. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan total populasi sejumlah 9 kabupaten/kota di Provinsi Bali. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Provinsi Bali. Hasil analisis deskriptif tahun 2019 (sebelum pandemi) jumlah wilayah dengan jumlah total kasus DBD terbesar hanya ada pada empat wilayah yaitu Kabupaten Buleleng, Kota Denpasar, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Gianyar. Sedangkan pada tahun 2020 (saat pandemi) bertambah menjadi enam wilayah, tambahan dua kabupaten yaitu Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Karang Asem. Tahun 2019 rata-rata curah hujan 0-531 mm, kelembaban 68-88%, dan suhu 24,2-29,4oC. tahun 2020 rata�rata curah hujan 0-494 mm, kelembaban 74-87%, dan suhu 25,3-29,2oC. Di tahun 2019 di Provinsi Bali menunjukkan curah hujan dan kelembaban berpengaruh nyata terhadap jumlah kasus DBD dan tahun 2020 Variabel curah hujan berpengaruh nyata terhadap jumlah kasus DBD di Provinsi Bali. Pemerintah daerah Kabupaten/Kota Buleleng, Badung, Giayar, Denpasar, Klungkung, dan Karangasem yang memiliki jumlah kasus DBD tinggi perlu dilakukan prioritas upaya pencegahan antara lain melakukan perilaku 3M Plus, mengendali ABJ, serta prediksi yang baik untuk mengantisipasi peningkatan jumlah kasus DBD.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKM.KL 01 - 23 Ahm a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Rainfall, Humidity, Temperature, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF), Province Bali | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health | |||||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Kesehatan Lingkungan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 01:35 | |||||||||
| Last Modified: | 11 Aug 2026 01:35 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144533 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


