PERAN BUDAYA ORGANISASI DALAM OPTIMALISASI PENERAPAN ELECTRONIK MANAJEMEN PENYIDIKAN (E�MP) DI SATRESKRIM POLRES PONOROGO

HENDI SEPTIADI (2022) PERAN BUDAYA ORGANISASI DALAM OPTIMALISASI PENERAPAN ELECTRONIK MANAJEMEN PENYIDIKAN (E�MP) DI SATRESKRIM POLRES PONOROGO. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
091924853002_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
091924853002_BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text (FULLTEXT)
091924853002_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan elektronik manajemen penyidikan (E-Manajemen Penyidikan) serta untuk menganalisis kendala dalam pelaksanaan elektronik manajemen penyidikan (E-Manajemen Penyidikan) serta upaya optimalisasi budaya organisasi di satreskrim polres ponorogo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data dengan reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tujuan dari E-Manajemen Penyidikan adalah sebagai sarana pembangunan data penyidikan. Dalam perencanaan (Plan) aplikasi ini diperlukan jaringan internet, ruangan khusus, komputer atau laptop, akun penyidik. Dari sisi pengorganisasian (Organizing), maka setiap penyidik harus memiliki akun dari aplikasi E-Manajemen Penyidikan. Pada tahap pelaksanaan (Actuating) aplikasi ini dipengaruhi oleh faktor 4 M (Man, Money, Material, Machine). Pada tahap pengawasan aplikasi ini diawasi secara berjenjang, mulai dari kanit Reskrim, Kasat Reskrim, dan Kapolres. Budaya organisasi Kepolisian RI yakni Tribrata dan Catur Prasetya serta program Kapolri yakni PRESISI. Tolok ukur dilaksanakannya budaya kerja terkait pelaksanaan E-Manajemen Penyidikan dibagi menjadi 3, antara lain peraturan, kebiasaan dan nilai. Terkait retensi yang terjadi dengan adanya budaya baru, maka yang dialami penyidik antara lain Culture of denial, Culture of fear, culture of self interest, Culture of distrust serta culture of anomi. Upaya optimalisasi budaya organisasi peratama adalah dengan pendekatan agresif yakni melalui digitalisasi administrasi pidana jika bisa disatukan dan dilakukan tanpa mengenal batasan lembaga akan dapat terwujud “paperless management” berupa sebuah sistem terpadu yang dapat diakses tanpa mengenal batas ruang dan waktu, dalam sebuah proses penegakan hukum yang integral, sehingga informasi itu dapat dikelola secara bersama dan kolaboratif antar institusi Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan dan Kemenkumham. Optimalisasi kedua dengan pendekatan normatif yakni penyusunan SOP dari Bareskrim. Optimalisasi ketiga dengan pendekatan korosif berupa penerapan gaya komunikasi kepemimpinan dinamis (dynamic style) yang mengadopsi sistem komunikasi interpersonal pimpinan dan bawahan dengan model komunikasi hubungan tugas (instruksi tugas) dan model komunikasi hubungan sosial. Optimalisasi terakhir dengan pendekatan indoktrinisasi melalui program program pelatihan dan pendidikan ulang terhadap pemahaman budaya yang baru.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.SPs.KIK 07 - 23 Hen p
Uncontrolled Keywords: Organizational Culture, EMP, Criminal Investigation Departement
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV7231-9960 Criminal justice administration > HV7551-8280.7 Police. Detectives. Constabulary > HV8031-8080 Police duty. Methods of protection > HV8079.2-8079.35 Police social work
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Kajian Ilmu Kepolisian
Creators:
CreatorsNIM
HENDI SEPTIADINIM091924853002
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBAMBANG SUHERYADINIDN196809281997021001
Thesis advisorPRAWITRA THALIBNIDN198511162014041001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 14 Aug 2026 02:05
Last Modified: 14 Aug 2026 02:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144667
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item