CHAIRUNNISA DEA MARETHA /, - (2022) Perbedaan Pengaruh Tipe Latihan Aerobik, Resistance, Dan Kombinasi Intensitas Moderat Terhadap Kadar Serotonin Serum Pada Perempuan Obesitas. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133073 HALAMAN I.pdf Download (349kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133073 BAB I.pdf Download (28kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133073.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Obesitas didefinisikan sebagai penimbunan lemak yang tidak normal atau berlebihan yang terjadi akibat ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi. Obesitas diduga berkaitan erat dengan hormon serotonin. Serotonin yang berkoordinasi dengan hipotalamus berperan penting dalam pengendalian nafsu makan, perilaku makan, serta keseimbangan energi dan berat badan di sistem saraf pusat. Beberapa penelitian menyatakan bahwa olahraga dapat meningkatkan kadar serotonin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perbedaan efek olahraga intensitas moderat terhadap kadar serum serotonin pada wanita obesitas usia 20-24 tahun dengan jenis intervensi olahraga aerobik, resistance, dan kombinasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental lapangan dengan desain pre-test post-test control group design untuk melihat peningkatan kadar serotonin serum. Intervensi akan dilakukan secara kronis selama empat minggu. Sebanyak 24 wanita yang memenuhi kriteria inklusi dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok kontrol, aerobik, resistance, dan kombinasi dan diuji dengan latihan intensitas moderat. Tes darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi latihan diberikan untuk mengukur perubahan kadar serotonin serum. Sampel yang diperoleh diperiksa dengan SPSS. Hasil: Hasil aerobik (2067,59±83,53 ng/mL menjadi 2335,89±77,32 ng/mL), resistance (2067,59±123,99 ng/mL menjadi 2513,57±173,04 ng/mL), dan kombinasi (2066,40±104,34 ng/mL menjadi 2725,77 ±67,16 ng/mL) latihan menunjukkan bahwa ketiga kelompok mengalami peningkatan kadar serotonin serum setelah intervensi. Simpulan: Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga jenis olahraga khususnya kombinasi latihan aerobik dan latihan resistance dapat digunakan sebagai metode alternatif terapi tidak langsung dan pencegahan obesitas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 144 - 23 CHA p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Aerobic Exercise; Combination Exercise; Obesity; Resistance Exercise; Serotonin. | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy | ||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 08:40 | ||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2026 08:40 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144708 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


