Michelle Margaretha Debby, - (2022) Tanaman Obat Yang Berpotensi Sebagai Bahan Hemostatik Topikal Pasca Ekstraksi Gigi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133050_HALAMAN JUDUL.pdf Download (720kB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133050_BAB I.pdf Download (203kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133050_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Perdarahan yang terjadi setelah prosedur ekstraksi gigi merupakan hal yang biasa terjadi dalam praktek kedokteran gigi. pada tahun 2013 penelitian mengenai prevalensi komplikasi perdarahan pasca ekstraksi gigi mencapai angka 1,6%. Apabila pendarahan berlangsung lama maka proses penyembuhan luka berlangsung lambat, sehingga dapat memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi yang dapat memperburuk keadaan luka. Salah satu upaya untuk mengontrol perdarahan yaitu dengan penggunaan agen hemostatik. Agen hemostatik topikal yang beredar di masyarakat saat ini seperti gelfoam tidak dapat digunakan bebas oleh sebagian masyarakat di Indonesia karena terkait dengan isu agama dan kepercayaan. Pemberian hemostatik secara sistemik menimbulkan beberapa efek samping seperti hipertensi, tromboembolik, eritema, hipotensi dan nausea. Untuk mengatasi hal tersebut, penggunaan tanaman obat menjadi alternatif pengganti bahan hemostatik lokal pasca ekstraksi gigi. Oleh karena itu perlu adanya penelitian mengenai tanaman obat yang berpotensi untuk digunakan sebagai agen hemostatik topikal. Tujuan: Mengetahui potensi tanaman obat sebagai bahan hemostatik topikal pasca ekstraksi gigi. Metode: Metode yang digunakan dalam studi literatur yaitu pencarian terstruktur berbentuk narrartive review Hasil: Terdapat 28 tanaman obat jenis herba dengan tiga kandungan aktif utama seperti flavonoid, tanin dan saponin yang berpotensi sebagai bahan hemostatik topikal pasca ekstraksi gigi. Bagian daun dari tanaman obat sering digunakan sebagai bahan hemostatik. Aktivitas hemostatik dari beberapa tanaman tersebut ditunjukkan dengan pengaruhnya dalam memperpendek bleeding time dan clotting time. Kesimpulan: Tanaman obat jenis herba berpotensi sebagai bahan hemostatik topikal pasca ekstraksi gigi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG.156/22 Mic t | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tanaman Obat, Bahan Hemostatik, Hemostatik Topikal, Ekstraksi Gigi. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 01:37 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Aug 2026 01:37 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144732 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


