ABIYYU ARMIJN FIRMAN FIRDAUS (2022) FITOREMEDIASI TOTAL PETROLEUM HYDROCARBON MENGGUNAKAN AKAR WANGI (Chrysopogon zizanioides) PADA TANAH PASCATAMBANG MINYAK BUMI KABUPATEN BOJONEGORO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
081811133058_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
081811133058_BAB I.pdf Download (412kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081811133058_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Aktivitas pertambangan minyak bumi berpotensi menyisakan polutan sehingga diperlukan suatu upaya rehabilitasi, salah satunya menggunakan tanaman akar wangi (Chrysopogon zizanioides) sebagai agen fitoremediator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya penyisihan kadar TPH oleh tanaman akar wangi berdasarkan pemberian aerasi pada setiap konsentrasi, efisiensi penyisihan terbesar, serta interaksi antara pemberian aerasi dan variasi konsentrasi terhadap penyisihan kadar TPH oleh tanaman akar wangi. Pengambilan sampel tanah dilakukan di Lahan Pascatambang Minyak Bumi, Desa Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini dikerjakan secara ex-situ dan melalui uji pendahuluan berupa analisis kadar TPH awal pada tanah, analisis GC-MS kadar TPH awal, serta aklimatisasi tanaman. Pemberian perlakuan dilakukan selama 45 hari dengan variasi konsentrasi tanah tercemar 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% dari berat total tanah serta variasi pemberian aerasi. Efisiensi penyisihan kadar TPH diukur sebagai data akhir pada setiap perlakuan. Analisis GC-MS kadar TPH akhir, pH tanah, kadar air pada tanah, respirasi tanah, jumlah bakteri heterotrofik, kadar air pada tanaman uji diukur sebagai data pendukung pada efisiensi penyisihan terbaik setelah hari perlakuan. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan uji statistik ANOVA One Way dan Multivariate ANOVA. Hasil penelitian didapatkan kadar TPH awal sebesar 80,441.02 mg/kg dengan pH tanah pada kisaran 4.0-6.4. Penyisihan TPH semakin besar seiring dengan konsentrasi tanah tercemar yang semakin sedikit, yakni 43,600.00 mg/kg atau setara 45.80% pada konsentrasi tanah tercemar TPH 25% dengan pemberian aerasi, sedangkan penyisihan TPH sebesar 53,600.00 mg/kg atau setara 33.37% pada konsentrasi tanah tercemar TPH 25% tanpa pemberian aerasi. Konsentrasi tanah tercemar terendah yang ditambahkan aerasi memberikan penyisihan kadar TPH terbaik pada seluruh perlakuan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.TL 32 - 23 Abi f | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kabupaten Bojonegoro, provision of aeration, TPH, variation of concentration, Vetiver. | |||||||||
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD169-171.8 Environmental protection | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 01:29 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Aug 2026 01:29 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144736 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


