MUHAMMAD ZAIM ABBAS HISYAM, - (2022) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA METFORMIN DAN GLIMEPIRIDE BERDASARKAN KADAR GDP PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RSUD DR.M.SOEWANDHIE PADA TAHUN 2019. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133111 HALAMAN I.pdf Download (409kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133111 BAB I.pdf Download (90kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133111.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein oleh karena disfungsi sel-? pankreas atau resistensi insulin pada sel-sel tubuh. Angka prevalensi diabetes melitus terus meningkat di seluruh dunia. Indonesia sendiri memiliki prevalensi diabetes melitus tipe 2 mencapai 90% dari seluruh diabetes (WHO,2016) (Riskesdas,2018). Penanganan diabetes melitus tipe 2 sangat beragam, mulai dari terapi non farmakologis sampai terapi farmakologis seperti pemberian injeksi insulin maupun Oral Anti Diabetes. Setiap obat anti diabetes memiliki keberagaman cara kerja, cara pemberian dan efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efektivitas obat anti diabetes berdasarkan kadar gula darah dari penggunaan metformin dan glimepiride (sufonilurea) atau kombinasi keduanya pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr. Soewandhie. Metode: Penelitian ini bersifat analitik observasional retrospektif menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien Diabetes Melitus tipe 2 (rawat jalan) di RSUD Dr. Soewandhie tahun 2019. Sampel penelitian ini berjumlah 121 sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi (43 pasien dengan terapi metformin, 40 pasien dengan terapi glimepiride, dan 38 pasien dengan terapi kombinasi). Analisis data penelitian ini menggunakan data GDP (Gula Darah Puasa) sebelum dan tiga bulan setelah mendapat terapi metformin atau sulfonilurea (glimepiride) atau kombinasi keduanya pada rekam medis. Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan uji Friedman. Penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kontrol Pada penelitian yang dilakukan di Jepang menunjukkan bahwa kemanjuran penggunaan metformin dosis tinggi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Jepang. Efikasi dan keamanan metformin serupa ketika digunakan baik dua kali sehari atau tiga kali sehari (Kanto, et al, 2018 (?GDP) terapi metformin, glimepiride, dan kombinasi pada pasien diabetes melitus tipe 2 (p=0,575). Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada efektivitas terapi metformin, glimepiride, dan kombinasi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr. Soewandhie tahun 2019. Pada penelitian yang dilakukan di Jepang menunjukkan bahwa terdapat kemanjuran penggunaan metformin dosis tinggi pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Jepang. Efikasi dan keamanan metformin serupa ketika digunakan baik dua kali sehari atau tiga kali sehari. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menilai angka kontrol (?GDP) terapi metformin, glimepiride, dan kombinasi pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan memperhatikan faktor lain seperti kepatuhan minum obat, diet, dan aktivitas fisik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 158 - 23 MUH p | ||||
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: type 2 diabetes mellitus; metformin; sulfonylureas (glimepiride); combination OAD (Oral Anti Diabetes); effectiveness; FBG (Fasting Blood Glucose) | ||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:36 | ||||
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:36 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144793 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


