Shafhan Dustur (2022) Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Jenis Medroxyprogesterone Acetate (MPA) dengan Derajat Histopatologi Meningioma. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
012015653092_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
012015653092_BAB I.pdf Download (270kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
012015653092_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Meningioma merupakan tumor otak yang sering terjadi dengan insiden lebih dari 30% dari semua tumor otak primer pada orang dewasa. Insiden meningioma meningkat seiring dengan peningkatan usia. Wanita lebih banyak menderita meningioma dengan rasio 3:1. Hormon seks diduga berperan dalam patogenesis meningioma, dengan ditemukannya beberapa bukti seperti peningkatan pertumbuhan tumor selama kehamilan dan perubahan ukuran selama menstruasi. Berbagai studi menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi hormonal dianggap bertanggung jawab terhadap pertumbuhan meningioma. Sebagian besar meningioma mengekspresikan reseptor progesteron yang ditemukan secara signifikan pada meningioma benigna dan berasosiasi dengan prognosis yang lebih baik. Penelitian ini merupakan observational analitik dengan desain cross sectional penderita meningioma berdasarkan lama penggunaan kontrasepsi hormonal jenis mendroxyprogesterone acetate (MPA) yang telah dilakukan tindakan operasi di RSUD Dr. Soetomo selama periode Januari 2015 sampai Desember 2019. Didapatkan sebanyak 452 kasus meningioma namun hanya 101 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil analisa statistik didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penderita yang menggunakan kontrasepsi jenis MPA baik penggunaan durasi <10 tahun maupun ?10 tahun dibandingkan dengan penderita meningioma dengan tidak menggunakan kontrasepsi hormonal terhadap derajat histopatologi meningioma (p 0,772) namun secara kuantitatif didapatkan peningkataan jumlah penderita meningioma dengan riwayat penggunaan kontrasepsi MPA pada kasus meningioma dengan derajat histopatologi jinak. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kelompok meningioma yang menggunakan kontrasepsi jenis MPA dengan kelompok meningioma tanpa MPA terhadap usia penderita baik yang memakai kontrasepsi selama <10 tahun maupun ?10 tahun (p 0,217) namun secara kuantitatif terdapat peningkatan jumlah penderita meningioma yang berusia >45 tahun dengan riwayat penggunaan kontrasepsi MPA.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 76 - 23 Sha h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | meningioma, medroxyprogesterone acetate, hormonal contraceptive, contraception, MPA, progesterone, grading, duration | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer) | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 07:29 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Aug 2026 07:29 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145024 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


