Lukman Handoko, - (2022) PENGEMBANGAN MODEL PERSEPSI RISIKO BERBASIS TEORI SOCIAL AMPLIFICATION RISK PADA INDUSTRI GALANGAN KAPAL DI SURABAYA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (cover)
cover.pdf Download (397kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (478kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
101517087307.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
"Introduksi: Persepsi risiko merupakan bagian internal yang ada pada diri tenaga kerja untuk berperilaku selamat yang mempengaruhi kecelakaan. Faktor sosial, faktor pengetahuan, faktor psikologi, keyakinan, amplifikasi merupakan faktor yang mempengaruhi persepsi risiko. Persepsi risiko yang optimal akan meningkatkan perilaku selamat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model persepsi risiko untuk meningkatkan perilaku selamat tenaga kerja. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Melibatkan 102 tenaga kerja di PT. PAL Indonesia Divisi Kapal Niaga. Variabel penelitian antara lain: faktor sosial, faktor pengetahuan, faktor psikologi, keyakinan, amplifikasi, persepsi risiko, dan perilaku selamat tenaga kerja. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan model struktural Partial Least Square (PLS). Hasil dan analisis: Pengembangan model persepsi risiko untuk meningkatkan perilaku selamat tenaga kerja menekankan bahwa peningkatan perilaku selamat melalui persepsi risiko. Faktor keyakinan dan amplifikasi mempengaruhi persepsi risiko. Peningkatan keyakinan dan amplifikasi akan mempengaruhi persepsi risiko sehingga berdampak pada perilaku selamat tenaga kerja. Berdasarkan model struktural PLS semua memiliki nilai T>1,96. Pembahasan dan kesimpulan: Perilaku selamat tenaga kerja dipengaruhi secara langsung oleh persepsi risiko. Perilaku selamat secara tidak langsung dipengaruhi oleh keyakinan, amplifikasi, pengetahuan dan faktor personal. Perlu memberikan predikat untuk perusahaan sehingga turut membantu tenaga kerja dalam meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan kesehatan kerja, melakukan kerjasama dengan institusi Perguruan Tinggi, dilakukan penelitian tentang model persepsi risiko dengan lebih mengeksplor faktor yang mempengaruhi perilaku selamat kondisi lingkungan kerja seperti lingkungan fisik, jam kerja, pencahayaan, temperatur, desain peralatan serta faktor personal seperti kesehatan, kelelahan. Kata Kunci: Kecelakaan, persepsi risiko, perilaku selamat, amplifikasi, keyakinan"
Actions (login required)
![]() |
View Item |


