PROFIL D-DIMER DAN KESINTASAN PASIEN RAWAT INAP COVID 19 DI RUANG ISOLASI KHUSUS PENYAKIT DALAM RSUD DR SOETOMO

Nurrakhmadaniyah (2022) PROFIL D-DIMER DAN KESINTASAN PASIEN RAWAT INAP COVID 19 DI RUANG ISOLASI KHUSUS PENYAKIT DALAM RSUD DR SOETOMO. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011518026315_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (985kB)
[img] Text (BAB I)
011518026315_BAB I.pdf

Download (330kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011518026315_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Kondisi koagulopati sering dijumpai pada COVID 19 terutama pada kasus berat dan berkaitan dengan prognosis yang kurang baik dan mortalitas. Koagulopati pada COVID 19 didasari oleh keterkaitan dan komunikasi 2 arah antara inflamasi dan trombosis yang disebut sebagai thrombo-inflammation dimana D-dimer merupakan salah satu penanda penting. Penelitian mengenai profil D-dimer dan kesintasan pada pasien COVID 19 di Indonesia masih sedikit, maka dari itu peneliti ingin mengetahui profil D-dimer dan kesintasan pasien COVID 19 di Indonesia tepatnya di RSUD dr Soetomo Surabaya. Tujuan: Mengetahui profil D-dimer dan kesintasan pasien COVID 19 yang menjalani rawat inap di RIK Penyakit Dalam RSUD dr. Soetomo. Metode: Penelitian deskriptif observasional retrospektif pada 157 pasien COVID 19 terkonfirmasi yang menjalani rawat inap di RIK Penyakit Dalam RSUD dr. Soetomo dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi pada periode Maret – Agustus 2020. Data klinis, laboratoris dan luaran klinis subjek didapatkan dari rekam medik. Hasil: Nilai median (IQR) kadar D-dimer seluruh subjek adalah 1160 (710 – 2680) ng/mL (rentang 190 – 35200 ng/mL). Penyintas mencapai 88,6% dan non penyintas 13,4%. Kadar D-dimer pada kelompok non penyintas lebih tinggi daripada kelompok penyintas (2200 (1170 - 9310) ng/mL dan 1090 (677,5 - 2035) ng/mL). Keseluruhan subjek dengan D-dimer < 500 ng/mL merupakan penyintas. Kelompok D-dimer > 3000 ng/mL merupakan kelompok dengan persentase non penyintas tertinggi (23,5%) Kesimpulan: Kadar D-dimer secara keseluruhan melebihi nilai normal. Kadar Ddimer pada kelompok non penyintas lebih tinggi daripada kelompok penyintas. Seluruh subjek dengan kadar D-dimer normal adalah penyintas. Persentase non penyintas tertinggi dijumpai pada kelompok D-dimer > 3000 ng/mL.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.PD 18 - 23 Nur p
Uncontrolled Keywords: Covid 19 hospitalized Patients, D-dimer, survival
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam
Creators:
CreatorsNIM
NurrakhmadaniyahNIM011518026315
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSIPRIANUS UGROSENO YUDHO BINTORONIDN196309162016016101
Thesis advisorUSMAN HADINIDN195406301982011002
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 26 Aug 2026 07:43
Last Modified: 26 Aug 2026 07:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145119
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item