PERBANDINGAN PROFIL METABOLIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN PNEUMONIA COVID-19 DAN COMMUNITY ACQUIRED PNEUMONIA

DILLY NIZA PARAMITA (2022) PERBANDINGAN PROFIL METABOLIK PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN PNEUMONIA COVID-19 DAN COMMUNITY ACQUIRED PNEUMONIA. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011528026306_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (794kB)
[img] Text (BAB I)
011528026306_BAB I.pdf

Download (447kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011528026306_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Penderita Diabetes Melitus tipe 2 berisiko lebih besar mengalami infeksi seperti inflamasi paru yaitu community-acquired pneumonia (CAP) dan corona virus disease-19 (COVID-19). Pada penelitian sebelumnya, pasien pneumonia COVID-19 tampak memiliki manifestasi yang lebih berat dibandingkan CAP. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara profil metabolik yaitu kontrol glikemik, profil lipid, dan tekanan darah pada pasien DM tipe 2 dengan infeksi pneumonia COVID-19 dan CAP. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian obsevasional deskriptif menggunakan data sekunder rekam medis pasien DM tipe 2 dengan pneumonia COVID-19 dan CAP. Secara konsekutif sampling, data dari rekam medik yang dicatat adalah kontrol glikemik (GDA dan HbA1c), profil lipid (kolesterol total, LDL, HDL dan trigliserida), dan tekanan darah. Hasil: Didapatkan sampel sebanyak 140 yang terdiri dari 100 (71.4%) pasien pneumonia COVID-19 dan 40 (28.6%) pasien CAP dengan rerata usia 55.35±10.4 tahun, sebagian besar dengan jenis kelamin laki - laki (53.6%), komorbid hipertensi (50%), derajat keparahan non severe (63.6%), dan luaran hidup (68.6%). Kadar GDA lebih tinggi pada pneumonia COVID-19 (254 vs 232 mg/dL), HbA1c didapatkan hasil yang sama (9.8%). Berdasarkan luaran, kadar GDA dan HbA1c luaran meninggal pada CAP lebih tinggi, sedangkan pada pneumonia COVID-19 luaran hidup lebih tinggi. Kadar profil lipid lebih tinggi pada CAP yaitu kolesterol total (184 vs 172 mg/dL), LDL (120.5 vs 111 mg/dL), HDL (35.5 vs 35 mg/dL) dan trigliserida (157 vs 144.5 mg/dL). Berdasarkan luaran, kadar profil lipid luaran meninggal pada pneumonia COVID-19 dan CAP lebih rendah. Tekanan darah lebih tinggi pada CAP yaitu sistol (137 vs 130 mmHg) dan diastol (79.5 vs 77.5 mmHg). Berdasarkan luaran, tekanan darah sistol dan diastol pasien CAP luaran meninggal lebih tinggi, pada pneumonia COVID-19 tekanan darah sistol lebih tinggi pada luaran meninggal namun diastol lebih tinggi pada luaran hidup. Kesimpulan: Pada pasien DM tipe 2 dengan pneumonia COVID-19 dan CAP didapatkan kadar GDA dan HbA1c yang belum terkontrol, HDL yang rendah, dan tekanan darah sistol dalam range normal tinggi. Pada luaran meninggal didapatkan profil lipid yang lebih rendah dan tekanan darah sistol yang lebih tinggi.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.PD 19 - 23 Dil p
Uncontrolled Keywords: COVID-19, community acquired pneumonia, diabetes mellitus,glycemic control, blood pressure, lipid profile
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam
Creators:
CreatorsNIM
DILLY NIZA PARAMITANIM011528026306
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHERMINA NOVIDANIDN197711122006042001
Thesis advisorSONY WIBISONONIDN196210181989011002
Thesis advisorISNIN ANANG MARHANANIDN197811072016016101
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:42
Last Modified: 27 Aug 2026 01:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145135
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item