Talitha Nida Anisah (2022) Konstruksi Sosial Penundaan Pernikahan di Kalangan Wanita Karir DKI Jakarta. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811433097_HALAMAN JUDUL.pdf Download (11MB) |
|
|
Text (BAB I)
071811433097_BAB I.pdf Download (802kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811433097_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tren penundaan pernikahan di seluruh dunia, lebih dekat jika berkaca pada masyarakat asia mulai Nampak jelas di Indonesia. Dengan segala nilai, adat istiadat dan budaya Indonesia dalam memaknai pernikahan tentu hal ini menjadi problematis, terlebih jika dikaitkan dengan wanita. Dalam masyarakat Indonesia sendiri wanita seringkali tidak dapat dipisahkan dengan institusi pernikahan, sesuai dengan peran gender yang dianut masyarakat bahwa wanita sewajarnya memenuhi ekspektasi sosial untuk menikah lebih cepat. Namun realitasnya seiring dengan perkembangan aman para wanita memiliki kesempatan lebih leluasa untuk memilih, baik untuk aktivitasnya di ranah publik yang ditandai dengan berkarir maupun aktivitasnya di ranah privat yang ditandai dengan sikap terhadap pernikahan. Munculnya fenomena penundaan pernikahan di kalangan wanita karir di perkotaan menjadi cerminan pergeseran makna mengenai pernikahan dan penundaan pernikahan. Di saat bersamaan konstruksi sosial yang dibentuk mengenai penundaan pernikahan memiliki dampak tertentu pada lingkungan sosial wanita karir DKI Jakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis sebagai upaya melihat pemaknaan yang beragam mengenai konstruksi penundaan pernikahan di kalangan wanita karir DKI Jakarta. Pemaknaan yang muncul mengenai penundaan pernikahan beragam sesuai dengan pengalaman yang dialami wanita karir DKI Jakarta, mulai dari sebagai sesuatu yang dikorbankan untuk mencapai karir yang sukses, sampai dengan menganggapnya hanya takdir yang harus dijalani. Pada prosesnya wanita juga mengalami praktik patriarki yang masih ada di masyarakat, baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan pekerjaan. Sementara itu dampak beragam juga terlihat di berbagai lingkungan sosial wanita karir DKI Jakarta, ditemukan lingkungan yang mendukung wanita dalam berkarir, begitu pula ada yang tetap mendorong wanita untuk segera masuk dalam institusi pernikahan, terlepas konstruksinya mengenai penundaan pernikahan. Kata Kunci : Pernikahan; Konstruksi Sosial; Wanita Karir
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.S 59 - 23 Tal k | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Marriage; Social Construction; Career Women | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ1101-2030.7 Women. Feminism |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 03:49 | ||||||
| Last Modified: | 27 Aug 2026 03:49 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145150 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


