CHRISTIAN JONATAN (2022) PERBEDAAN KADAR ALBUMIN SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN SUPLEMENTASI NUTRISI ORAL PADA PASIEN HEMODIALISIS DENGAN MALNUTRISI. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011728026310_HALAMAN JUDUL.pdf Download (674kB) |
|
|
Text (BAB I)
011728026310_BAB I.pdf Download (195kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011728026310_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Malnutrisi merupakan salah satu komplikasi yang sering dijumpai pada pasien penyakit ginjal kronik, terutama tahap akhir yang menjalani hemodialisis (HD) rutin. Kadar albumin serum diketahui merupakan parameter biokimia yang sensitif dalam mengidentifikasi malnutrisi. Beberapa penelitian melaporkan bahwa pemberian suplementasi nutrisi oral (ONS) dapat memperbaiki status nutrisi serta mengurangi resiko hospitalisasi dan mortalitas. Namun, juga terdapat penelitian lain yang menunjukkan bahwa ONS tidak memperbaiki status nutrisi. Tujuan: Mempelajari perbedaan kadar albumin serum sebelum dan sesudah pemberian suplementasi nutrisi oral pada pasien hemodialisis rutin dengan malnutrisi di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dan berlangsung selama 8 minggu (Desember 2020 - Februari 2021). Subjek penelitian dibagi secara acak menjadi kelompok perlakuan (penyuluhan diet berkala dengan tambahan suplementasi nutrisi oral saat hemodialisis) dan kelompok kontrol (penyuluhan diet berkala saja). Hasil: Jumlah keseluruhan subjek penelitian sebanyak 42. Pada kelompok perlakuan didapatkan peningkatan kadar albumin pada 84,2% subjek penelitian dan tidak ada yang mengalami penurunan kadar albumin. Rerata kadar albumin pada kelompok perlakuan meningkat signifikan dari 3,45±0,16 g/dL menjadi 3,60±0,20 g/dL (p <0,001). Pada kelompok kontrol didapatkan peningkatan kadar albumin pada 45% subjek penelitian, penurunan pada 35% subjek penelitian, dan sisanya (20%) tidak mengalami perubahan kadar albumin. Analisis rerata kadar albumin pada kelompok kontrol antara sebelum (3,48±0,20 g/dL) dan sesudah penelitian (3,46±0,33 g/dL) tidak didapatkan perbedaan yang bermakna (p=0,685). Kesimpulan: Pemberian suplementasi nutrisi oral saat hemodialisis disertai penyuluhan diet berkala sebagai manajemen terapi nutrisi pada pasien hemodialisis rutin dengan malnutrisi secara signifikan meningkatkan kadar albumin serum.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.PD 21 - 23 Chr p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | hemodialysis, malnutrition, serum albumin, oral nutritional supplementation | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 06:39 | |||||||||
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:39 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145254 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


