Bitya Ariantini (2022) Deteksi Gen eaeA Escherichia Coli Yang Diisolasi Dari Organ Visceral Ayam Dengan Menggunakan Teknik Polymerase Chain Reaction. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
061714253007_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
061714253007_BAB I.pdf Download (398kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
061714253007_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (16MB) | Request a copy |
Abstract
Escherichia coli adalah komponen terbesar flora normal saluran pencernaan hewan. Bakteri ini dimiliki oleh berbagai serotipe dan bisa diisolasi dari feses hewan yang sehat maupun sakit. Walaupun banyak bakteri tidak patogen, beberapa gen yang diperoleh bisa memberikan virulensi. Strain E. coli patogen dihubungkan dengan penyakit gastroenteritis, seperti diare dan colitis hemoragik. Strain E. coli patogen menyebabkan keguguran pada hewan neonatal. Sedikitnya dalam dekade terakhir, pengertian dasar genetik dan mekanisme molekular dari virulensi bakteri E. coli memberikan petunjuk pada mekanisme patogenesis yang dihubungkan dengan kelompok bakteri yang berbeda (Kaper and Nataro, 1998). Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan isolat E. coli patogen dari ayam pada peternakan unggas di daerah Malang dan mendeteksi gen eaeA dengan uji Polymerase Chain Reaction (PCR). Sebanyak 50 ayam yang mengalami diare dan diduga mati karena Colibacillosis dari beberapa peternakan di Malang dikirim ke Laboratorium dan dilakukan nekropsi untuk diambil organnya (paru, liver dan limpa) secara aseptis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 50 sampel ayam, 15 sampel suspect Escherichia coli pada media EMBA, tetapi hanya 10 dari 15 sampel yang menunjukkan positif Eschericia coli melalui uji biokimiawi (IMVIC). Pada uji enrichment yaitu Blood Agar (BA) diketahui 8 dari 10 sampel tersebut menghemolisis darah. Hasil elektroforesis dari Polymerase Chain Reaction (PCR) menunjukkan bahwa dari ke 8 sampel positif Escherichia coli, tidak ada sampel yang menunjukkan positif adanya gen eaeA yang memiliki panjang amplikon 384 bp. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dengan lokasi pengambilan yang beragam
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKH PKV 60-22 Bit d | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Escherichia coli, PCR, chicken, eaeA gene, Malang | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF481-507 Poultry. Eggs S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine |
||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan > Ilmu Penyakit dan Kesehatan Masyarakat Veteriner | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||||
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 03:25 | ||||||
| Last Modified: | 02 Sep 2026 03:25 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145322 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


