NI` MATUR RAHMAH, - (2022) Sintesis dan Karakterisasi Besi (III) Oksida (Fe2O3) yang Diimpregnasi pada Silika (SiO2) dari Lumpur Lapindo dan Aplikasinya pada Reaksi Asilasi Fenol. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (445kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (51kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081811533051.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk sintesis katalis Fe2O3 berpendukung SiO2 dari Lumpur Lapindo dan aplikasinya pada reaksi asilasi fenol. SiO2 diekstraksi dengan metode sol-gel dari Lumpur Lapindo yang telah dipreparasi secara acid leaching dan thermal treatment. SiO2 telah berhasil disintesis dan dikarakterisasi melalui XRF yang kadar SiO2 sebesar 80,312%, SEM-EDX dengan morfologi berbentuk gumpalan yang ukuran partikel sebesar 0,296 ?m, XRD dengan bentuk amorf pada puncak difraksi lebar pada 2? = 26,5?, serta adsorpsi-desorpsi gas N2 dengan luas pemukaan spesifik (SBET), total volume pori, serta diameter pori SiO2 berturut-turut adalah 384,781 m2/g, 0,333 cm³/g, 3,864 nm. Porositas SiO2 berbentuk bottle-neck. SiO2 dijadikan sebagai pendukung katalis Fe2O3 melalui metode impregnasi basah dengan loading Fe 5 ; 10 ; 15% w/w. Karakterisasi XRD menunjukkan bahwa difraktogram Fe2O3 dan SiO2 tidak memiliki perubahan struktur menandakan impregnasi berhasil dilakukan. Pengamatan morfologi dengan SEM-EDX menunjukkan bahwa bentuk partikel hasil sintesis memiliki struktur rhombohedral, sesuai dengan ?-Fe2O3 JCPDS No.73-2234. Dari kedua karakterisasi tersebut, unsur Fe semakin bertambah seiring dengan pertambahan loading. Hal sebaliknya terjadi pada unsur Si yang semakin menurun. Karakterisasi selanjutnya adalah adsorpsi-desorpsi gas N2 untuk mengetahui luas permukaan dan porositas, serta FTIR-piridin untuk sisi keasaman. Luas pemukaan spesifik (SBET) dan situs asam Lewis tertinggi adalah 15% Fe2O3/SiO2. Uji katalisis dengan GC-MS menujukkan bahwa katalis dengan 15% Fe2O3/SiO2 memberikan hasil produk yang optimum dengan konversi fenol, yield produk p-HAP, dan selektivitas p-HAP masing-masing sebesar 19,321%,, 17,926%, serta 92,779%. Dapat disimpulkan bahwa sisi asam Lewis berpengaruh dalam reaksi asilasi fenol.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.K 70 - 23 Ni` s | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | lumpur lapindo, silika, besi oksida, impregnasi, asilasi fenol. | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 01:29 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Sep 2026 01:29 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145371 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


