Perbandingan antara FIB-4 Score dan APRI Score sebagai Indikator Derajat Keparahan Sirosis pada Pasien Hepatitis B Kronis di RSUD DR Soetomo Periode 2018-2021

Luthfan Hakim Sanusi, - (2022) Perbandingan antara FIB-4 Score dan APRI Score sebagai Indikator Derajat Keparahan Sirosis pada Pasien Hepatitis B Kronis di RSUD DR Soetomo Periode 2018-2021. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011911133139 HALAMAN I.pdf

Download (260kB)
[img] Text (BAB I)
011911133139 BAB I.pdf

Download (106kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011911133139.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Sirosis merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya regenerative nodule diantara jaringan hati yang mengalami fibrosis. Sirosis disebabkan oleh kerusakan hati yang kronis, dimana penyebab terbesarnya yaitu infeksi kronis dari virus hepatitis B. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan APRI score dan FIB-4 score sebagai alternatif yang dapat digunakan sebagai indikator derajat keparahan sirosis pada pasien hepatitis B kronis yang dirawat inap di RSUD DR Soetomo pada periode Juni 2018- Juni 2021. Penelitian ini dilakukan secara analitik observasional dengan menggunakan data rekam medik pasien. Pada penelitian ini, total populasi pasien sirosis dengan etiologi hepatitis B kronis sebanyak 51 pasien, dan 35 pasien masuk ke dalam kriteria inklusi. 23 pasien merupakan laki-laki dan 12 merupakan perempuan. Rata-rata usia pasien yaitu 54,49 tahun dengan usia termuda 27 tahun dan usia tertua 86 tahun. Mayoritas pasien berada pada derajat keparahan Child C dan Child B yaitu 15 pasien dan 14 pasien. Nilai median FIB-4 pada kategori Child A 2,493, Child B 4,365, dan Child C 6,5. Nilai interval FIB-4 pada kategori Child A yaitu 0,8-9,7, Child B 0,8-14,9, dan Child C 2,2-17,8 . Nilai median APRI pada kategori Child A didapatkan 0,743, Child B 2,121, dan Child C 2,493 Nilai interval APRI pada kategori Child A yaitu 0,5-1,8, Child B 0,2-7,9, dan Child C 0,2-7,9 Berdasarkan metode Kruskal wallis didapatkan nilai signifikansi dari FIB-4 0,067 dan APRI sebesar 0,018, berarti APRI dapat digunakan sebagai indikator Kesimpulan dari penelitian ini adalah APRI score memiliki hasil yang lebih baik untuk digunakan sebagai indikator derajat keparahan sirosis pada pasien hepatitis B kronis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D 177 - 23 Lut p
Uncontrolled Keywords: Liver cirrhosis, chronic hepatitis B, CTP score, APRI score, FIB-4 score.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Luthfan Hakim Sanusi, -NIM 011911133139
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHUSIN THAMRIN, -NIP197004292002121006
Thesis advisorARYATI, -NIP196308151990022001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 10 Sep 2026 03:13
Last Modified: 10 Sep 2026 03:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145502
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item