Farah Fanissa (2022) Prevalensi Dan Profil Resistensi Antimikroba Pada Salmonella sp. Dari Daging Ayam Di Pasar Tradisional Kota Surabaya. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
062014253004_HALAMAN JUDUL.pdf Download (536kB) |
|
|
Text (BAB I)
062014253004_BAB I.pdf Download (207kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
062014253004_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Foodborne disease telah menjadi salah satu permasalahan kesehatan global, dengan berbagai macam pathogen penyebab foodborne disease yang bersifat zoonosis dan dapat disebarkan pada produk pangan asal hewan, salah satunya yang berkaitan dengan konsumsi produk unggas. Daging ayam telah banyak diketahui dapat bertindak sebagai media penyebaran foodborne disease yakni Salmonellosis pada manusia yang diakibatkan oleh infeksi Salmonella sp. Setiap tahunnya, studi prevalensi terkait kontaminasi Salmonella sp. tekah dilaporkan di berbagai negara di dunia, dengan angka prevalensi yang sangat bervariasi antar negara dan dapat berubah dari waktu ke waktu. Kontaminasi Salmonella sp. pada daging ayam ini dapat terjadi selama proses pemotongan, eviserasi, pengemasan, penjualan dan hygiene personal yang kurang memadai dari para penjual daging ayam di tingkat pasar tradisional. Foodborne disease yang disebabkan oleh Salmonella sp. yang bersifat resisten terhadap antimikroba turut teridentifikasi pada daging ayam komersial dan berpotensi untuk menyebarkan kemampuan resistensinya di sepanjang rantai makanan manusia. Kemampuan resistensi ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan laporan kontaminasi multidrug resistance yang terjadi terhadap berbagai kelas antimikroba, baik pada manusia maupun hewan, sebagai upaya dari pengobatan dan profilaksis terhadap Salmonella sp. dan telah menjadi perhatian penting bagi kesehatan masyarakat dan keamanan pangan. Dengan demikian, diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan gambaran terhadap prevalensi dan profil resistensi antimikoroba Salmonella sp. yang mengkontaminasi daging ayam di pasar tradisional Kota Surabaya. Sampel swab daging ayam diperoleh dari lima pasar tradisional di Kota Surabaya dengan total keseluruhan 150 sampel dalam periode waktu Oktober 2021 – Januari 2022. Sampel swab daging ayam dari masing-masing penjual di pasar tradisional diambil dan ditempatkan di dalam tabung vacutainer swab berisi media BPW. Setiap sampel ditanam dalam media TTB dan diinkubasi pada suhu 37ºC selama 18-24 jam. Sampel positif ditanam pada media SS Agar dan diinkubasi pada suhu 37ºC selama 18-24 jam. Pertumbuhan koloni tidak berwarna dengan titik hitam di bagian tengah, dilakukan pemurnian dan dilanjutkan dengan uji biokimia TSIA, Urea dan SIM serta ditanam ke dalam Brain Heart Infusion untuk penyimpanan. Uji sensitivitas antibiotik menggunakan metode Kirby-Bauer untuk mengetahui profiling resistensi antibiotik dengan hasil akhir pengelompokan pada kategori yang bersifat kualitatif dengan penilaian sensitive, intermediate dan resistant.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKH PKV 08-22 Far v | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Prevalence, Antimicrobial Resistance Profile, Salmonella sp., Chicken Meat, Traditional Market | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF780.2-780.7 Veterinary microbiology, bacteriology, virology, mycology |
||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan > Ilmu Penyakit dan Kesehatan Masyarakat Veteriner | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||||
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 06:44 | ||||||
| Last Modified: | 08 Sep 2026 06:44 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145594 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


