DYAN ASIH RACHMAWATI (2022) Hubungan Kadar Angiopoetin like Protein 2 dengan Kadar Anti Mullerian Hormone pada Sindroma Ovarium Polikistik Usia Reproduksi. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
012115653009_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
012115653009_BAB I.pdf Download (319kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
012115653009_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan : Sindroma Ovarium Polikistik (SOPK) merupakan suatu penyakit metabolik terbanyak pada wanita usia reproduksi dan sering disertai resistensi insulin. Angiopoetin Like Protein 2 (ANGPTL2) merupakan faktor angiogenik yang berpengaruh terjadinya resistensi insulin pada SOPK yang bermanifestasi pada Anti Müllerian Hormone (AMH). Studi yang jelas mengenai hubungan antara kadar ANGPTL2 dengan AMH pada SOPK belum ada. Tujuan Penelitian: menganalisis hubungan antara kadar ANGPTL2 dan AMH pada PCOS dan membandingkan kadar ANGPTL2 dan AMH antara fenotipe PCOS Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi cross sectional pada 43 wanita usia 18-40 tahun yang didiagnosa SOPK sesuai kriteria Rotterdam yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Subjek diambil dengan consecutive sampling kemudian dikategorikan menjadi empat fenotip SOPK, selanjutnya kadar serum ANGPTL2 dan AMH diukur dan dianalisis dengan uji korelasi dan komparasi menggunakan SPSS 26 Hasil Penelitian: Total 43 sampel SOPK dilibatkan dalam penelitian yang dilakukan dalam jangka waktu 4 bulan. Fenotip A (anovulasi, hiperandrogen dan ovarium polikistik) menunjukkan kadar ANGPTL2 dan AMH tertinggi sesuai dengan tingkat keparahan. Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar ANGPTL2 antar fenotip SOPK. Terdapat perbedaan bermakna kadar AMH antar fenotip, dimana nilai tertinggi terdapat antar fenotip A dan B. Terdapat korelasi positif antar kadar ANGPTL2 dengan AMH. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif antara kadar ANGPTL2 dengan kadar AMH. Kadar serum ANGPTL2 tidak berbeda bermakna namun kadar serum AMH berbeda bermakna antar fenotip SOPK, dengan nilai tertinggi didapatkan pada fenotip A. Kata Kunci: Sindroma ovarium polikistik (SOPK), fenotip, angiopoetin like protein 2 (ANGPTL2), anti Mullerian hormone (AMH)
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 102 - 23 Dya h | ||||
| Uncontrolled Keywords: | Polycystic ovary syndrome (PCOS), phenotype, angiopoetin-like protein 2 (ANGPTL2), anti-Mullerian hormone (AMH) | ||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG211-483 Abnormalities and diseases of the female genital organs | ||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 03:25 | ||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 03:25 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146142 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


