Noel Pradipta, - (2022) Pemodelan Indeks Keparahan Kemiskinan Di Jawa Barat Dengan Pendekatan Metode Multivariate Adaptive Regression Spline. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
081811833048_HALAMAN JUDUL.pdf Download (541kB) |
|
|
Text (BAB I)
081811833048_BAB I.pdf Download (150kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081811833048_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Sebagai negara berkembang, salah satu masalah yang masih dihadapi oleh Indonesia adalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan salah satu indikator dalam melihat keberhasilan pembangunan dalam suatu wilayah. Kemiskinan dapat diamati dari beberapa aspek, salah satunya adalah Indeks Keparahan Kemiskinan. Indeks Keparahan Kemiskinan mengindikasikan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin.. Tujuan pada penelitian ini berfokus pada memodelkan Indeks Keparahan Kemiskinan di Jawa Barat dengan pendekatan Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS), dan menginterpretasikan hasil model terbaik yang diperoleh, serta menentukan faktor-faktor yang memberikan pengaruh secara signifikan terhadap Indeks Keparahan Kemiskinan di Jawa Barat. Metode MARS merupakan model analisis regresi nonparametrik yang dapat melihat adanya interaksi antar variabel prediktor. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data Indeks Keparahan Kemiskinan di 27 kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat beserta faktor-faktor yang diduga pada tahun 2020 dan merupakan data sekunder yang bersumber dari website resmi Badan Pusat Statistik Indonesia. Pada hasil dan pembahasan, didapatkan bahwa model terbaik untuk Indeks Keparahan Kemiskinan di Jawa Barat dengan pendekatan MARS berasal dari kombinasi antara fungsi basis 18, maksimal interaksi 2, dan minimal observasi 1. Berdasarkan pada model tersebut, diperoleh empat variabel yang memberikan pengaruh signifikan terhadap Indeks Keparahan Kemiskinan di Jawa Barat yaitu, Persentase Penduduk Miskin, Jumlah Rata-rata Pengeluaran per Kapita Sebulan Makanan dan Bukan Makanan, dan Indeks Pembangunan Manusia. Selain itu, diperoleh juga dua interaksi antara dua variabel prediktor yaitu interaksi antara Indeks Pembangunan Manusia dengan Jumlah Rata-rata Pengeluaran per Kapita Sebulan Makanan dan Bukan Makanan. Model MARS untuk data Indeks Keparahan Kemiskinan di Jawa Barat menghasilkan nilai MSE sebesar 0,002, nilai GCV sebesar 0,004, dan nilai ????2 sebesar 0,912.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.S.24/22 Noe p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Indeks Keparahan Kemiskinan, Jawa Barat, Multivariate Adaptive Regression Spline | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics > HA1-4737 Statistics | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Statistika | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 07:37 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 07:37 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146251 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


