Pengembangan Model Regulasi Diri Berbasis Uncertainty In Illness Theory Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Pasien Kanker Payudara

Lilik Supriati (2022) Pengembangan Model Regulasi Diri Berbasis Uncertainty In Illness Theory Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Pasien Kanker Payudara. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
131911573007_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (4GB)
[img] Text (BAB I)
131911573007_BAB I.pdf

Download (611kB)
[img] Text (FULLTEXT)
131911573007_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

PENGEMBANGAN MODEL REGULASI DIRI BERBASIS UNCERTAINTY IN ILLNESS THEORY TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PASIEN KANKER PAYUDARA Lilik Supriati Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Latar belakang: Pasien kanker payudara mengalami penurunan kesejahteraan psikologis yang disebabkan distress emosional dan uncertainty.. Tujuan penelitian adalah mengembangkan model regulasi diri berbasis uncertainty in illness theory terhadap kesejahteraan psikologis pasien kanker payudara. Metode: Penelitian dilakukan 3 tahap. Tahap 1 pembentukan model, sampel 135 pasien kanker payudara dengan purposive sampling. Variabel meliputi faktor pasien, faktor penyakit, faktor kognitif, faktor pelayanan kesehatan, uncertainty, respon emosional, penilaian makna hidup, dan perilaku koping. Instrumen menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan SEM-PLS. Tahap 2 merupakan tahap penyusunan modul dengan langkah merumuskan isu strategis, FGD dan konsultasi pakar. Tahap 3 untuk menguji pengaruh modul menggunakan quasi-experimental with pre-post-test kontrol group design. Sampel adalah 70 pasien dengan simple random sampling. Analisis menggunakan T test. Hasil: penelitian tahap 1 menunjukkan faktor pelayanan kesehatan paling berpengaruh terhadap uncertainty dan faktor pasien paling berpengaruh terhadap respon emosional. Uncertainty berpengaruh terhadap respon emosional dan penilaian makna hidup. Respon emosional berpengaruh terhadap penilaian makna hidup dan perilaku koping. Model regulasi diri berbasis uncertainty in illness theory mampu dan relevan diterapkan pada pasien kanker payudara dengan presentase relevansi mencapai 65,2%. Tahap 2 menghasilkan modul untuk perawat dan pasien. Penelitian tahap 3 menunjukkan ada pengaruh modul regulasi diri terhadap kesejahteraan psikologis dan kadar kortisol pasien kanker payudara. Pembahasan dan Kesimpulan: Regulasi diri berbasis uncertainty in illness theory dibentuk oleh faktor pasien, faktor kognitif, faktor pelayanan yang mempengaruhi perilaku koping melalui uncertainty, respon emosional dan penilaian makna hidup. Jalur terbaik dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis adalah faktor pelayanan kesehatan yang menentukan pembentukan perilaku koping melalui uncertainty, respon emosional dan penilaian makna hidup. Sehingga penting bagi petugas kesehatan untuk memberikan informasi penyakit dan terapi yang adekuat serta melakukan komunikasi verbal dan non verbal yang baik.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK D.FKP 12 - 23 Lil p
Uncontrolled Keywords: self-regulation, uncertainty, psychological well-being, cortisol, breast cancer.
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG491-499 Diseases of the breast
R Medicine > RT Nursing
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan > S3 Keperawatan
Creators:
CreatorsNIM
Lilik SupriatiNIM131911573007
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorI Ketut SudianaNIDN0005075507
Thesis advisorHanik Endang NihayatiNIDN0016067610
Thesis advisorAhsanUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 11 Sep 2026 08:12
Last Modified: 11 Sep 2026 08:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146440
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item