Ira Isyuniarsasi, - (2019) Hubungan Self-Efficacy dengan Resiliensi dan Kualitas Hidup Caregiver yang Merawat Penderita Skizofrenia di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (FULLTEXT)
IRA ISYUNIARSASI 201920260127 edit.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Pengambilalihan tanggung jawab merawat penderita skizofrenia tanpa pelatihan dan dengan sumber daya yang terbatas menyebabkan ketidakyakinan seorang caregiver. Aktivitas fisik, emosional, dan tekanan sosial yang dirasakan terus-menerus dan dalam jangka waktu lama akan berdampak pada resiliensi (ketahanan) dan kualitas hidup caregiver. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan resiliensi dan kualitas hidup caregiver skizofrenia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 216 caregiver skizofrenia yang berkunjung ke Poli Jiwa RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah General Self-Efficacy Scale (GSES), Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), dan Schizophrenia Caregiver Quality of Life Questionnaire (SC-QoL). Data kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's Rho. Hasil: Pada variabel pertama menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan resiliensi caregiver skizofrenia dan hubungan tersebut bersifat searah, dengan nilai p-value = 0,000 dan r = 0,435. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy seorang caregiver, semakin tinggi pula resiliensinya. Pada variabel kedua, terdapat hubungan yang signifikan tetapi berbanding terbalik antara self-efficacy dengan kualitas hidup caregiver skizofrenia, yang dapat dilihat dari nilai p-value = 0,039 dengan r = -0,141. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-efficacy seorang caregiver, semakin buruk kualitas hidupnya. Diskusi: Pengharapan penguasaan diri yang tinggi menyebabkan caregiver mampu menyikapi masalah dengan baik. Akan tetapi, pengharapan penguasaan diri yang tinggi juga dapat menyebabkan kualitas hidup menjadi buruk karena caregiver sangat kelelahan dalam usaha mencapai harapannya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | caregiver skizofrenia; efikasi diri; resiliensi; kualitas hidup. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing | |||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | S.Sos. Sukma Kartikasari | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Sep 2026 08:36 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Sep 2026 08:36 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146520 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


