Hubungan Antara Total Nasal Symptom Score Dengan Epworth Sleepiness Scale Pada Pasien Rinitis Alergi

YOHANES DIMAS PAMUNGKAS PRIYAMBODO, - (2022) Hubungan Antara Total Nasal Symptom Score Dengan Epworth Sleepiness Scale Pada Pasien Rinitis Alergi. Masters thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011628056301 HALAMAN JUDUL.pdf

Download (446kB)
[img] Text (BAB I)
011628056301 BAB I.pdf

Download (44kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011628056301.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang : Gejala rinitis alergi (RA) berupa bersin, hidung berair, hidung buntu, dan hidung gatal yang bersifat kronis, progresif, ireversibel pada tahap lanjut dapat menyebabkan gangguan tidur. Rinitis alergi dapat dinilai secara subjektif dengan menilai gejala yang muncul menggunakan Total Nasal Symptom Score. Gangguan tidur dapat dinilai secara subjektif dengan menganalisa tingkat kelelahan siang hari menggunakan kuesioner Epworth Sleepiness Scale. Objektif : Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara Total Nasal Symptom Score dengan Epworth Sleepiness Scale pada pasien rinitis alergi. Metode : Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional study. Sampel penelitian adalah pasien RA yang pernah berobat di URJ THT-BKL RSUD Dr. Soetomo Surabaya dalam periode waktu 1 Januari 2019-31 Desember 2021 (n=115). Data dasar, TNSS, dan ESS diperoleh menggunakan kuesioner google form. Data yang terkumpul disaring menggunakan kriteria eksklusi kemudian dilakukan analisis data secara statistik menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil : Dua pasien dengan TNSS normal semuanya diketahui memiliki ESS normal. Lima puluh dua pasien dengan TNSS ringan semuanya diketahui memiliki ESS normal. Empat puluh dua pasien dengan TNSS sedang diketahui memiliki nilai ESS normal sebesar 47,62%, ESS ringan sebesar 23,81% , ESS sedang sebesar 28,57%, dan tidak didapatkan ESS berat. Sembilan belas pasien dengan TNSS berat tidak didapatkan ESS normal, sedangkan ESS ringan didapatkan sebesar 15,79% memiliki ESS ringan, ESS sedang sebesar 26,32% dan ESS berat sebesar 57,89%. Hasil uji korelasi Spearman dari data penelitian ini menunjukan hubungan yang signifikan (p = 0,000), dengan korelasi positif dan tingkat korelasi yang kuat (r = 0,785). Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang kuat antara TNSS dengan ESS pada pasien RA. Kata kunci : Total Nasal Symptom Score, gangguan tidur, Epworth Sleepiness Scale, rinitis alergi

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.THT 10 - 23 Yoh h
Uncontrolled Keywords: Keywords : Total Nasal Symptom Score, sleep disturbance, Epworth Sleepiness Scale, dissease, Allergic Rhinitis
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
YOHANES DIMAS PAMUNGKAS PRIYAMBODO, -NIM011628056301
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDWI RENO PAWARTI, -NIP195909161987032005
Thesis advisorNYILO PURNAMI, -NIP196407241989102001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 14 Sep 2026 04:37
Last Modified: 14 Sep 2026 04:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146537
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item