ADISTA FADILAH, - (2022) Efek Toksisitas Subletal Insektisida Organoklorin Endosulfan Terhadap Tingkat Konsumsi Oksigen dan Histopatologi Insang Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (603kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (38kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141711133139.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penggunaan insektisida golongan organoklorin dalam sektor pertanian yang tidak terkontrol dapat berdampak pada pencemaran perairan dan mengancam kehidupan organisme di dalamnya karena meninggalkan residu yang sangat persisten. Salah satu biota air yang berpotensi terpapar residu organoklorin adalah ikan nila (Oreochromis niloticus) yang hidup pada perairan budidaya yang airnya sudah terkontaminasi organoklorin. Adanya pencemaran perairan dapat menurunkan kualitas air dan kinerja sistem organ yang memicu terjadinya stres hingga kematian pada ikan. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga pada bulan Maret – Mei 2021. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh insektisida organoklorin endosulfan terhadap tingkat konsumsi oksigen dan histopatologi insang benih ikan nila. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental pada Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan melalui pemaparan organoklorin endosulfan pada konsentrasi 10%, 30%, 50% dan 70% dari LC50-96 jam yang diamati selama 28 hari. Data konsumsi oksigen dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test), sementara untuk data histopatologi insang dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan histologi insang normal dan yang mengalami abnormalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toksisitas subletal insektisida organoklorin endosulfan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap tingkat konsumsi oksigen dan juga memberikan pengaruh terhadap perubahan kondisi histopatologi insang benih ikan nila. Dimana pada perlakuan P1 dengan konsentrasi sebesar 10% telah mampu meningkatkan tingkat konsumsi oksigen secara bertahap dan menyebabkan kerusakan pada jaringan insang seiring dengan bertambahnya konsentrasi dan waktu pemaparan. Adapun jenis kerusakan insang yang berhasil ditemukan meliputi edema, hiperplasia, fusi lamella, hemoragi dan nekrosis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 33 - 23 Adi e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Organoklorin Endosulfan, Ikan Nila (Oreochromis niloticus), Tingkat Konsumsi Oksigen, Histopatologi Insang | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 02:08 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Sep 2026 02:08 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146615 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


