ANALISIS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN PNEUMONIA (Penelitian Dilakukan di RS Bhayangkara H. S. Samsoeri Mertojoso Surabaya)

MAHESWARI NIRWASITA ISMANINDRATMA, - (2022) ANALISIS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DENGAN PNEUMONIA (Penelitian Dilakukan di RS Bhayangkara H. S. Samsoeri Mertojoso Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (456kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (43kB)
[img] Text (FULLTEXT)
051811133149.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pada umumnya penderita TB mengalami kerusakan pada paru sehingga pertahanan menurun dan rentan terhadap infeksi lainnya seperti pneumonia. Penggunaan antibiotik pada kedua penyakit tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya resistensi terhadap antibiotik apabila penggunaannya tidak tepat atau berlebihan. Hal ini dapat menghambat proses penyembuhan infeksi serta dapat meningkatkan efek samping obat. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitatif dengan metode DDD (Defined Daily Dose) dan secara kualitatif dengan metode Gyssens di RS Bhayangkara Surabaya selama periode Desember 2018 – Januari 2022. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif-retrospektif dengan menggunakan data rekam medis (RM) pasien rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dengan total LOS (Length of Stay) 150 hari, kuantitas penggunaan antibiotik yaitu Levofloksasin dengan nilai DDD 53,33 DDD/100 hari pasien, Seftriakson 34,67 DDD/100 hari pasien, Seftazidim 7 DDD/100 hari pasien, Sefoperazon-Sulbaktam 6,50 DDD/100 hari pasien, Levofloksasin (p.o) 3,33 DDD/100 hari pasien, dan Sefiksim sebanyak 1,33 DDD/100 hari pasien. Pada evaluasi secara kualitatif dengan metode Gyssens terdapat antibiotik lain yang lebih efektif (kategori IVa) sebanyak 4 peresepan (11%), penggunaan antibiotik terlalu singkat (kategori IIIb) sebanyak 9 peresepan (24%), dan penggunaan antibiotik yang telah sesuai (kategori 0) sebanyak 24 peresepan (65%).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FF 62 - 23 Mah a
Uncontrolled Keywords: evaluasi antibiotik, DDD, Gyssens, tuberkulosis paru, pneumonia
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi
Creators:
CreatorsNIM
MAHESWARI NIRWASITA ISMANINDRATMA, -NIM051811133149
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDIDIK HASMONO, --
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 14 Sep 2026 02:11
Last Modified: 14 Sep 2026 02:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146618
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item