Efektivitas, Perdarahan, dan Biaya dalam Farmakoterapi Antikoagulan Oral Generasi Baru dan Warfarin pada Pasien dengan Deep Vein Thrombosis: Systematic Review

SARASWATI RETNO GUMILANG, - (2022) Efektivitas, Perdarahan, dan Biaya dalam Farmakoterapi Antikoagulan Oral Generasi Baru dan Warfarin pada Pasien dengan Deep Vein Thrombosis: Systematic Review. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011911133245 HALAMAN I.pdf

Download (513kB)
[img] Text (BAB I)
011911133245 BAB I.pdf

Download (39kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011911133245.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Venous thromboembolism (VTE) yang meliputi deep vein thrombosis (DVT) dan pulmonary embolism (PE) merupakan penyakit vaskular urutan ketiga dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tertinggi di dunia. Pasien DVT memiliki kemungkinan yang cukup tinggi terhadap terjadinya kejadian berulang dan perdarahan. Hal ini dapat berimplikasi pada peningkatan beban ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas (kejadian DVT berulang), kejadian perdarahan, serta biaya antara NOAC dan warfarin pada pasien DVT. Metode: Penelitian dilakukan dengan systematic review dimana data diambil dari Pubmed dan EMBASE (Januari 2005–Juni 2021). Artikel model-based dan trial- based cost analysis yang sesuai dengan kriteria inklusi dipilih dan dinilai kualitasnya menggunakan CHEC (Consensus on Health Economic Criteria) lists. Data dari artikel inklusi kemudian diekstraksi, dikategorikan, dan dibandingkan berdasarkan luaran efektivitas, perdarahan, dan biaya. Hasil: Sebanyak 38 artikel full-text yang layak dan memenuhi kriteria inklusi telah diidentifikasi dan dinilai kualitas literaturnya menggunakan CHEC lists dengan rata- rata skornya 16,6 (14—19). Sebanyak 86,7% studi inklusi melaporkan kejadian DVT berulang pada kelompok NOAC lebih rendah dibandingkan warfarin. Sebanyak 94,4% studi inklusi melaporkan kejadian perdarahan pada kelompok NOAC lebih rendah dibandingkan dengan warfarin. Sebanyak 92,1% studi inklusi melaporkan bahwa kelompok NOAC lebih efektif secara biaya dan memiliki total biaya yang lebih rendah. Kesimpulan: Kejadian DVT berulang pada NOAC tidak lebih tinggi dibandingkan dengan warfarin. Kejadian perdarahan serta biaya pada NOAC dinilai lebih rendah, serta efektif secara biaya dibandingkan warfarin dalam terapi pasien DVT.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D 196 - 23 Sar e
Uncontrolled Keywords: Bleeding; Cost-analysis; Deep Vein Thrombosis; Effectiveness; New Oral Anticoagulants
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
SARASWATI RETNO GUMILANG, -NIM011911133245
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorABDUL KHAIRUL RIZKI PURBA, -NIP198402222008121004
Thesis advisorDHIHINTIA JIWANGGA, -NIP98112072021001085
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 16 Sep 2026 00:10
Last Modified: 16 Sep 2026 00:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146863
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item