Aisha Fairuz Zahira, - (2022) Korelasi Antara Kadar Serum Feritin dengan Kadar Enzim Aspartat Aminotransferase (AST) dan Alanin Aminotransferase (ALT) pada Pasien ?-Thalasemia Mayor dengan Transfusi Darah Berulang di RSUD Dr. Soetomo. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133178 HALAMAN I.pdf Download (624kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133178 BAB I.pdf Download (49kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133178.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pasien beta-thalasemia mayor memerlukan transfusi darah seumur hidup. Pemberian transfusi darah berulang ini dapat menyebabkan penumpukan zat besi yang berlebih dalam tubuh. Hal ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah penurunan fungsi hati akibat toksisitas dari zat besi tersebut. Apabila hal ini terus terjadi, maka dapat memicu kerusakan dan kematian hepatoseluler yang menyebabkan gangguan fungsi hati. Tujuan: Untuk mengetahui korelasi kadar serum feritin terhadap fungsi hati pasien beta-thalasemia mayor yang mendapatkan transfusi berulang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan studi potong lintang (cross sectional) menggunakan data sekunder rekam medis penderita beta-thalasemia mayor dengan transfusi darah berulang di Poli Onkologi Satu Atap RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Januari 2017 - Desember 2020. Analisis statistik hubungan antara kadar ferritin dengan kadar AST dan ALT menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Sampel penelitian yang digunakan berjumlah 23 beta-thalasemia mayor, didominasi oleh pasien perempuan (56,5%) dengan rerata usia 25,17 (21-40) tahun. Rerata kadar ferritin 3861,61 ± 1863,74 ng/mL. Rerata kadar AST dan ALT 39,4 ± 15,06 dan 35,6 ± 13,5 IU/L. Sebesar 39,1% pasien mengalami peningkatan AST dan 30,4% mengalami peningkatan ALT. Analisis korelasi menjukkan terdapat korelasi ferritin dan AST (r = 0,544, p = 0,007) dan ferritin dan ALT (r = 0,443, p = 0,034). Kesimpulan: Dalam penelitian ini didapatkan adanya korelasi yang bermakna antara kadar ferritin terhadap AST dan ALT pada pasien beta-thalasemia mayor. Peningkatan ferritin pada kelebihan zat besi akibat transfusi darah berulang akan meningkatkan kadar AST dan ALT.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 200 - 23 Ais k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Beta thalassemia major, Ferritin, AST, ALT | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 00:26 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 00:26 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146890 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


