ARINI NOVIANTY (2022) PENGARUH PEMISAHAN DARI INDUK SEBAGAI MODEL KEMATIAN MATERNAL TERHADAP JUMLAH SEL GLIA (Astrosit, Oligodendrosit, Mikroglia) CEREBRUM DAN CEREBELLUM RATTUS NORVEGICUS USIA 3 HARI. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011914653003_HALAMAN JUDUL.pdf Download (175kB) |
|
|
Text (BAB I)
011914653003_BAB I.pdf Download (57kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011914653003_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Stres awal kehidupan pada neonatal akibat kematian maternal karena hilangnya Bonding and Attachment berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan otak. Stres akan mengaktifkan HPA axis menginduksi kortek kelenjar adrenal untuk mensekresi glucocorticoid secara berlebihan sehingga terjadi penurunan BDNF. Penurunan BDNF ini akan berdampak pada jumlah sel sel glia sehingga menyebabkan pembentukan sinaps saraf kurang optimal. Tujuan : menganalisis jumlah sel glia (astrosit, oligodendrosit, mikroglia) pada cereberum dan cerebellum anak Rattus norvegicus usia 3 hari yang dipisah dari induk dan yang tidak dipisah dari induk. Metode : Penelitian ini adalah true laboratory experimental dengan studi randomized post test only control group design. Terdapat dua kelompok pada penelitian kematian maternal yang dimodelkan dengan pemisahan induk. Kelompok kontrol adalah anak Rattus norvegicus yang tidak dipisah dari induk sedangkan perlakuan adalah anak Rattus norvegicus yang dipisah dari induk selama 3 hari dengan diberi susu hewan sebagai pengganti nutrisi. Jumlah sampel pada masing – masing kelompok adalah 21 anak Rattus norvegicus. Pada hari ke 4 anak Rattus norvegicus dikobankan dengan cara dekapitasi. Selanjutnya dilakukan koleksi jaringan otak sebagai sampel penelitian. Pemeriksaan jumlah sel glia (astrosit, oligodendrosit, mikroglia) pada cereberum dan cerebellum menggunakan pewarnaan Hematoksilin Eosin. Penghitungan dilakukan menggunakan mikroskop per 5x lapang pandang dengan pembesaran 400x. Hasil : Rerata sel glia paling tinggi pada cerebrum dan cerebellum anak Rattus norvegicus yang tidak dipisah dengan induk (astrosit:9.12±3.29, oligodendrosit :12.81±3.79, mikroglia:12.75±2.91 dan astrosit:9.12±3.29, oligodendrosit :17.62±7.44, mikroglia:13.03±5.25). Hasi uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan jumlah sel glia (astrosit, oligodendrosit, mikroglia) pada cereberum dan cerebellum anak Rattus norvegicus usia 3 hari yang dipisah dari induk dengan yang tidak dipisah nilai p<0.05. Kesimpulan : Jumlah sel glia (astrosit, oligodendrosit, mikroglia) pada cerebrum dan cerebellum anak Rattus norvegicus usia 3 hari yang dipisah dengan induk lebih rendah daripada yang tidak dipisah dengan induk Kata Kunci : model kematian maternal, pemisahan induk, sel glia
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KR 11 - 23 Ari p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Maternal mortality model, maternal separation, and glial cells. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Kesehatan Reproduksi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 00:22 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 00:22 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146926 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


