Mustiqo Vitra Ardhiansyah (2022) ETIKA DAN MORALITAS SEBAGAI BASIS PROFESIONALISME (Studi Pengembangan Profesionalisme Notaris di Jawa Timur Berdasarkan Perspektif Etika dan Moralitas dari Immanuel Kant). Disertasi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
091517067305_HALAMAN JUDUL.pdf Download (232kB) |
|
|
Text (BAB I)
091517067305_BAB I.pdf Download (469kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
091517067305_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Profesionalisme notaris Jawa Timur akhir-akhir ini mendapat tantangan cukup berat mengingat begitu banyak pelanggaran pelaksanaan jabatan, kode etik profesi ataupun pelanggaran perilaku yang dilakukan oleh oknum notaris Jawa Timur. Materi hukum yang dikuasai tidak menjamin notaris melaksanakan kewenangannya dengan baik dan benar, oleh karena itu dipandang perlu untuk mengetahui mengapa notaris banyak melakukan pelanggaran, dan strategi apa yang diperlukan untuk mengembangkan profesionalisme notaris dari prespektif deontology ethics theory dari Immanuel Kant. Penelitian kualitatif dengan jenis retrospective case study ini bertolak dari penyimpangan kewajaran, dengan tujuan untuk: 1) memperoleh pengetahuan eksploratif mengenai penyebab officium nobile ternyata justru melakukan banyak pelanggaran, dan 2) memperoleh pengetahuan eksplanatif mengenai fondasi pengembangan profesionalisme notaris di Jawa Timur, sehingga nantinya memungkinkan dilakukan treatment yang efektif oleh pihak yang berkepentingan Cakupan studi ini adalah Notaris Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, dokumentasi putusan, wawancara mendalam dan focus group discussion terhadap 15 informan yang terdiri dari unsur: Notaris, Majelis Pengawas Notaris, Majelis Kehormatan Notaris, Organisasi Ikatan Notaris Indonesia, Pakar/akademisi, klien (user) notaris dan Pemerintah (Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia) di Jawa Timur. Kesimpulan dari studi ini adalah notaris sebagai officium nobile melakukan pelanggaran hukum, jabatan dan/atau kode etik profesi disebabkan karena kepentingan atau motif “keuntungan material” yang menyebabkan tertanggalnya nilai-nilai moral yang telah inheren dalam dirinya. Nilai-nilai moral itu tidak dapat terwujud menjadi tindakan yang imperatif kategoris karena adanya faktor “kepentingan” yang lebih menguasai diri sehingga maksim yang lahir adalah maksim material negatif yang berimplikasi pada tidak adanya goodwill. Fondasi imperatif kategoris berdampak profesionalisme notaris menjadi mungkin meskipun penerapannya dapat berbeda secara situasional antara satu notaris dengan notaris lainnya karena tidak ada yang paling sempurna dalam pengetahuan dan pemahaman; keyakinan dan keimanan; kesadaran etis dan kesadaran hukum; serta modalitas etika.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 D.SPs.PSDM 05 - 23 Mus e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Profession, Morality, Ethics, Professionalism, Categorical Imperatives | |||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | |||||||||
| Divisions: | 09. Sekolah Pasca Sarjana > S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 01:36 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 01:36 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146977 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


