FITRI RIZKI AMALIA, - (2022) ESTIMASI USIA LEGAL DI INDONESIA BERDASARKAN PERKEMBANGAN GIGI MOLAR KETIGA PADA POPULASI SURABAYA. Masters thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
091814653005 HALAMAN I.pdf Download (287kB) |
|
|
Text (BAB I)
091814653005 BAB I.pdf Download (51kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
091814653005.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Usia merupakan aspek yang penting dalam kehidupan manusia, salah satunya berkaitan dengan hukum. Mengestimasi usia seseorang dalam rentang usia 16-21 tahun berguna berkaitan dengan usia legal di Indonesia. Molar ketiga mempunyai keunggulan unik dibandingkan gigi lain karena perkembangannya cenderung berlangsung dalam periode yang lebih lama dan sampai usia lebih tua. Metode estimasi usia yang sering digunakan adalah London Atlas of Tooth Development, selain itu terdapat metode atlas terbaru yaitu Atlas of Tooth Development in Indonesian, serta metode scoring salah satunya adalah metode Gunst et al. Penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ketiga metode tersebut bisa digunakan untuk estimasi usia legal di Indonesia pada populasi Surabaya serta untuk menganalisis metode mana yang paling akurat. Sebanyak 238 sampel Orthopantomogram telah diperiksa memakai ketiga metode tersebut untuk mengestimasi usia dental. Uji Krusskall Wallis dari usia kronologis serta usia dental dari ketiga metode tersebut menunjukkan tidak ada perbedaan dengan nilai p=0,054 (p>0,05), sedangkan bila dibandingkan masing-masing metode dengan uji Mann Whitney yang paling akurat adalah metode London Atlas of Tooth Developmentdengan nilai p = 0,472 (p>0,05), diikuti Atlas of Tooth Development in Indonesiandg p=0,081 (p>0,05) dan terakhir metode Gunst et al dengan p=0,012 (p<0,05). Underestimasi terjadi pada rata-rata selisih usia kronologis dan usia dental sampel perempuan pada ketiga metode, sedangkan pada sampal laki-laki lebih banyak terjadi oversetimasi usia. Kesimpulan : Ketiga metode di atas dapat digunakan untuk estimasi usia dalam rentang 16-21 tahun berdasarkan perkembangan gigi molar ketiga serta metode yang paling akurat dalam penelitian ini adalah London Atlas of Tooth Development.
| Item Type: | Thesis (Masters) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.SPs.IF 10 - 23 Fit e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | age estimation, legal age, London Atlas, Atlas of Tooth Development in Indonesia, metode Gunst et al, Surabaya | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 09. Sekolah Pasca Sarjana > S2 Ilmu Forensik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 01:29 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 01:29 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147075 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


