Efektivitas Biofilter Rumput Laut Gracilaria Sp. Dengan Kepadatan Berbeda Dalam Produksi Mineral Garam Industri

Qonitatillah Bakri (2022) Efektivitas Biofilter Rumput Laut Gracilaria Sp. Dengan Kepadatan Berbeda Dalam Produksi Mineral Garam Industri. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
141711133052COV.pdf

Download (716kB)
[img] Text (BAB 1)
141711133052 BAB 1.pdf

Download (296kB)
[img] Text (FULLTEXT)
141711133052.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Kebutuhan garam di Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya hal ini dikarenakan oleh jumlah penduduk yang semakin meningkat. Peningkatan kebutuhan garam per tahun naik sebesar 5 – 7%. Tahun 2021 kebutuhan garam diperkirakan meningkat mencapai 4,67 juta ton. Saat ini Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan garam nasional, sehingga pemerintah masih harus melakukan impor garam untuk memenuhi garam nasional. Rendahnya produksi garam di Indonesia disebabkan karena air laut yang masih mengandung bahan pengotor seperti kalsium (Ca) dan magnesium (Mg), serta mengandung bahan berbahaya seperti tembaga (Cu), timbal (Pb) dan mangan (Mn). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penggunaan biofilter Gracilaria sp. Air laut yang sudah melalui proses biofilter diharapkan mampu mengurangi bahan pengotor dan bahan berbahaya dalam air tersebut, serta akan berpengaruh pada hasil akhir peningkatan kandungan mineral garam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh perbedaan kepadatan rumput laut Gracilaria sp. dalam memproduksi kandungan mineral garam industri (Na, Cl, Mg, dan SO4) sebelum dan sesudah penelitian serta mengetahui pengaruh perbedaan kepadatan rumput laut Gracilaria sp. terhadap kualitas garam yang dihasilkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juli v 2021 di Gedung B-201 Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya. Penelitian bersifat eksperimental dengan uji analisis data menggunakan Kruskall-Wallis dan uji lanjut Man-Whitney. Perlakuan terdiri dari tanpa biofilter (P0), kepadatan Gracilaia sp. 100 gr/l (P1), dan kepadatan Gracilaia sp. 200 gr/l (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biofilter rumput laut gracilaria sp. dengan kepadatan berbeda dalam produksi mineral garam industri berpengaruh nyata terhadap kandungan mineral dan kualitas garam. Berdasarkan analisis Krusakl-Wallis menunjukkan perbedaan nyata. Kandungan mineral terbaik garam terdapat pada perlakuan P1 dengan kepadatan Gracilaria sp. 100 gr/l. Kualitas garam yang dihasilkan dari penelitian ini kandungan NaCl terbaik yaitu pada perlakuan P1 91,17%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.A.06-22 Qon e
Uncontrolled Keywords: produktiviti industri
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH388.7-391.5 Algae culture
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
Qonitatillah Bakri141711133052
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMOCHAMMAD AMIN ALAMSJAH197001161995031002
Thesis advisorBOEDI SETYA RAHARDJA195801171986011001
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 16 Sep 2026 04:22
Last Modified: 16 Sep 2026 04:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147120
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item