Rizka Sandra Amalia (2022) Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (Gracilaria Sp.) Pada Media Kultur Tetraselmis Chuii Terhadap Pertumbuhan Dan Kandungan Nutrisi Artemia Sp. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141711133120 cov.pdf Download (791kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141711133120 bab 1.pdf Download (330kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141711133120.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
"Artemia sp. merupakan salah satu zooplankton yang sudah banyak dibudidayakan sebagai pakan larva ikan dan udang. Peningkatan produksi kista Artemia sp. membutuhkan pakan yang kandungan nutrisinya memadai agar diperoleh pertumbuhan yang normal dan menghasilkan kista, daya tetas dan kandungan nutrisi yang tinggi. Tetraselmis chuii merupakan mikroalga uniseluler dari kelas Clorophyceae. Tingginya kandungan protein dari Tetraselmis chuii menjadikan pakan alami yang baik bagi pertumbuhan dan kandungan nutrisi Artemia sp. Faktor pendukung keberhasilan dalam kultur mikroalga adalah kandungan nutrien pada media kultur. Nutrien dapat diperoleh dari pupuk untuk meningkatkan kandungan unsur hara dalam media kultur. Pupuk anorganik seperti pupuk Walne mudah terurai dan diserap tanaman, tetapi di sisi lain harganya mahal. Sedangkan pupuk organik memliki harga yang lebih terjangkau. Gracilaria sp. mengandung banyak unsur hara (N, P, K, Ca, Mg, Mn, Zn, Fe, Co dan B) dan hormon (auksin, giberelin dan sitokinin) yang dibutuhkan untuk pertumbuhan mikroalga. Kandungan nutrien yang tinggi pada Gracilaria sp. dan harganya yang ekonomis diharapkan menjadi alternatif penggunaan pupuk dalam media kultur mikroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pupuk Gracilaria sp. dalam media kultur Tetraselmis chuii terhadap pertumbuhan dan IR-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA vi SKRIPSI PENGARUH PEMBERIAN PUPUK … RIZKA SANDRA A. kandungan nutrisi (Protein, Karbohidrat, Lemak, kadar air dan kadar abu) dari Artemia sp. Penelitian dibagi menjadi dua tahap antara lain, tahap awal kultur Tetraselmis chuii menggunakan metode penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah Pupuk Kontrol Walne (P0), Pupuk Gracilaria sp. 0,6 mL (P1), Pupuk Gracilaria sp. 1,1 mL (P2), Pupuk Gracilaria sp. 1,7 mL (P3) dan Pupuk Gracilaria sp. 2,2 mL (P4). Tahap Penelitian akhir terdiri dari 2 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yakni Artemia sp. dengan pemberian pakan Tetraselmis chuii yang dikultur menggunakan pupuk Walne (P0) dan Artemia sp. dengan pemberian pakan Tetraselmis chuii yang dikultur menggunakan pupuk organik cair (Gracilaria sp.) (P1). Parameter utama yang diamati adalah Parameter utama dalam penelitian ini adalah pertumbuhan dan kandungan nutrisi pada Artemia sp dengan pemberian pakan Tetraselmis chuii yang dikultur dalam media pupuk organik cair Gracilaria sp. Penghitungan panjang dan berat Artemia sp. Analisa kandungan nutrisi pada Artemia sp. meliputi pengukuran pada kandungan Protein, Lemak, Karbohidrat, kadar air dan kadar abu. Parameter penunjang dalam penelitian ini adalah kualitas air suhu, salinitas, pH dan DO. Analisis yang digunakan dalam penelitian tahap awal yakni kultur Tetraselmis chuii yaitu RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan satu faktorial untuk mengetahui perbedaan dalam perlakuan dan dianalisis data menggunakan Analyze Of Variance (ANNOVA). Kemudian dilakukan uji lanjut yaitu menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) apabila memiliki perbedaan nyata pada perlakuan (Kusriningrum, 2008). Sedangkan untuk tahap akhir penelitian yakni kultur Artemia sp., menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian tahap awal menunjukkan bahwa populasi Tetraselmis chuii berdasarkan pemberian konsentrasi pupuk Gracilaria sp. berbeda menghasilkan populasi yang berbeda nyata (p<0,05) pada masing-masing perlakuan. Budidaya Tetraselmis chuii menggunakan pupuk Gracilaria sp. 1,1 mL menghasilkan populasi tertinggi pada hari pertama sebesar 588.700 sel/mL. Dari hasil uji penelitian tahap akhir menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang nyata (p>0,05) perbedaan jenis pakan terhadap pertambahan berat Artemia sp. Pertumbuhan panjang mutlak P1 (12,71) yang tidak berbeda nyata (p>0,05) dengan perlakuan P0 (12,62). Hasil yang diberikan juga tidak terdapat pengaruh yang nyata (p>0,05) perbedaan jenis pakan terhadap pertambahan berat Artemia sp. Pertumbuhan berat mutlak P1 (1,056) yang tidak berbeda nyata (p>0,05) dengan perlakuan P0 (1.046). Hasil pengujian kandungan nutrisi menunjukkan bahwa nilai nutrisi pada setiap perlakuan berbeda. Perlakuan P0 (protein 24.79%, karbohidrat 22.92%, lemak 4.49%) dan Perlakuan P1 (protein 25.87%, karbohidrat 23.62%, lemak 4.91%). Kisaran kualitas air media pemeliharaan Artemia sp. antara lain, suhu 250C – 27.50C, pH 8 – 8.4, DO dengan kisaran antara 2.57 – 2.87 mg/L dan salinitas berkisar antara 30 ppt – 40 ppt. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.07-22 Riz p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pupuk Organik--Penelitian | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH540-549.5 Ecology S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture |
|||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 04:41 | |||||||||
| Last Modified: | 17 Sep 2026 04:45 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147254 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


