VONNY ANITA THERESIA SOESANTO, - (2022) Studi Penggunaan Antivirus pada Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (297kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (45kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
051811133107.pdf Restricted to Registered users only Download (916kB) | Request a copy |
Abstract
COVID-19 (Coronavirus disease 2019) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS CoV-2. Terapi spesifik untuk pasien COVID-19 belum ditemukan hingga saat ini. Salah satu terapi dalam penanganan COVID-19 adalah antivirus. Antivirus mungkin memiliki dampak terbesar sebelum penyakit berkembang menjadi penyakit yang lebih parah. Terdapat hasil yang berbeda-beda dalam beberapa penelitian yang membahas tentang efektivitas antivirus untuk COVID-19 dan beberapa potensi efek samping yang terjadi sehingga pemberian antivirus harus dilakukan dengan hati-hati dan diharapkan mengikuti rekomendasi dari pedoman yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam agen antivirus yang digunakan dalam pengobatan COVID-19 di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan antivirus dibandingkan dengan pedoman, dan untuk mengetahui potensi efek samping yang terjadi akibat pemberian antivirus. Sampel yang digunakan adalah rekam medis pasien COVID-19 periode September 2020 – September 2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Pada penelitian ini sampel yang memenuhi kriteria inklusi adalah 53 pasien yang terdiri dari 43 pasien laki-laki (81,1%) dan 10 pasien perempuan (18,9%). Berdasarkan usia, penderita COVID-19 terbanyak pada rentang usia 46-59 tahun sebanyak 22 pasien (41,5%). Antivirus yang digunakan dalam pengobatan COVID-19 yaitu remdesivir pada 30 pasien (54,5%), oseltamivir pada 10 pasien (18,2%), favipiravir pada 9 pasien (16,4%), dan lopinavir/ritonavir pada 6 pasien (10,9%). Hasil penelitian yang menganalisis penggunaan antivirus dibandingkan pedoman menghasilkan 26 dari 53 sampel masih belum sesuai pedoman. Namun hal tersebut masih dapat ditoleransi dengan adanya penelitian-penelitian mendukung yang telah disebutkan. Potensi efek samping yang terjadi akibat pemberian antivirus yaitu gangguan gastrointestinal, diare, mual dan muntah, nyeri, demam, peningkatan asam urat, dan peningkatan SGOT/SGPT. Peneliti menyarankan perlunya pemantauan pasien yang diberikan antivirus, terutama pada pemberian remdesivir dan favipiravir. Selain itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efek samping yang terjadi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FF 70 - 23 Von s | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Studi Penggunaan Obat, Antivirus, COVID-19 | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica | |||||||||
| Divisions: | 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | |||||||||
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 02:23 | |||||||||
| Last Modified: | 17 Sep 2026 02:23 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147264 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


