YUDA ATMAJAYA (2022) PERBANDINGAN PENGGUNAN REMIFENTANIL DANFENTANYL TERHADAP PERUBAHAN NADI, TEKANANDARAH YANG BERPENGARUH TERHADAPLAPANGAN OPERASI MIKROSKOPISTELINGA DAN HIDUNG. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011728066315_HALAMAN JUDUL.pdf Download (150kB) |
|
|
Text (BAB I)
011728066315_BAB I.pdf Download (36kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011728066315_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Laju nadi, tekanan darah dan perdarahan menjadi perhatian khusus terutama pada operasi mikroskopis telinga dan hidung. Ketiga komponen tersebut dapat mempengaruhi hasil operasi. Salah satu yang mempengaruhi komponen tersebut melalui analgetik yang digunakan. Penelitian ini berusaha menilai perbedaan kemampuan fentanyl dan remifentanil untuk menurunkan tekanan darah, nadi dan memberikan skor perdarahan yang lebih baik Metode : Penelitian dilakukan secara eksperimental single blind Randomized Controlled Trial pada pasien operasi elektif mikroskopis telinga dan hidung di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Indonesia. Sampel dibagi dalam kelompok remifentanil dan fentanyl. Kemudian dicatat tekanan darah dan nadi sejak di ruang pre medikasi sampai selesai dilakukan operasi. Kemudian setelah operasi mencatat skala perdarahan modena. Perbandingan remifentanil dan fentanyl berdasarkan karakteristik menggunakan Chi square, Mann Whitney, dan Independent t Test. Hasil : Sebanyak 30 pasien yang menjalani operasi mikroskopis telinga dan hidung diikutsertakan dalam penelitian ini. MAP pada kelompok remifentanil 67,93 mmHg dan fentanyl 72,60 mmHg dengan p Value 0,000 (<0,05), pengukuran nadi kelompok remifentanil 65,6 kali per menit dan fentanyl 74,4 kali permenit dengan P Value 0,000 (<0,05), skala modena kelompok remifentanil skor 2 pada semua pasien dan fentanyl skor 2 sebanyak 5 pasien dan 3 sebanyak 10 pasien dengan P Value 0,000 (<0,05). Kesimpulan : Remifentanil memiliki efek hipotensi dan bradikardia lebih baik dibandingkan dengan fentanyl sehingga skala modena tampak lebih baik pada kelompok yang menggunakan remifentanil.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.Fk.AT 03 - 23 Yud p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | remifentanil, fentanyl on the modern scale, otorinolaryngology, ENT | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RF Otorhinolaryngology | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Anestesiologi dan Reanimasi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 02:33 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 02:33 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147434 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


