Roy Novri Ramadhan T. (2022) PENGARUH INTENSITAS OLAHRAGA TERHADAP KADAR KREATININ SERUM PADA MENCIT YANG TERPAPAR FRUKTOSA TINGGI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
012011133245_HALAMAN JUDUL.pdf Download (258kB) |
|
|
Text (BAB I)
012011133245_BAB I.pdf Download (44kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
012011133245_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Prevalensi asupan fruktosa meningkat di seluruh dunia. Fruktosa yang banyak digunakan dalam bentuk pemanis buatan adalah high fructose corn syrup (HFCS) dalam minuman ringan. Asupan fruktosa yang tinggi sering dikaitkan dengan beberapa penyakit seperti diabetes melitus tipe 2, obesitas, hipertensi, dan penyakit ginjal kronis (PGK). Olahraga merupakan terapi nonfarmakologi dalam mencegah kerusakan ginjal yang ditandai dengan penurunan kadar kreatinin serum. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas latihan dalam mencegah peningkatan kadar kreatinin serum pada mencit yang dipapar fruktosa tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimen dengan rancangan post-test only control group design. Tiga puluh dua mencit jantan (20-3 g) umur 2-3 bulan, dibagi secara acak menjadi K1 (n=8, kelompok kontrol), K2 (n=8, latihan renang intensitas ringan), K3 (n=8, latihan renang intensitas sedang), dan K4 (n=8, latihan renang intensitas berat). Perlakuan diberikan selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu. Pengukuran kadar kreatinin serum menggunakan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Analisis statistik menggunakan software Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 21. Hasil: Rerata kadar kreatinin serum pada K1 (52,26±7,64) nmol/mL, K2 (38,82±7,69) nmol/mL, K3 (24,69±1,59) nmol/mL, dan K4 (32,30±5,22) nmol/mL. Ada perbedaan signifikan kadar kreatinin serum antara K1 vs K2, K3, dan K4; K2 vs K3; dan K3 vs K4. Kesimpulannya, variasi intensitas latihan berpengaruh dalam mencegah peningkatan kadar kreatinin serum pada mencit yang dipapar fruktosa tinggi. Latihan intensitas sedang memiliki kadar kreatinin serum terendah. Oleh karena itu, latihan intensitas sedang memiliki efek paling melindungi ginjal pada tikus yang diinduksi fruktosa tinggi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 320 - 23 Roy p | ||||
| Uncontrolled Keywords: | creatinine serum, exercise intensity, fructose, mice, swimming. | ||||
| Subjects: | Q Science > QP Physiology > QP1-345 General Including influence of the environment | ||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 03:49 | ||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 03:49 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147451 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


