Annisa Nur Fatimah, - (2022) KARAKTERISASI KAPANG SECARA MORFOLOGI DAN MOLEKULER DI RUANG TERBUKA HIJAU AREA TIMUR RUMAH KACA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI, UNIVERSITAS AIRLANGGA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (556kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (46kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081811433013.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui genus kapang yang berada di RTH area timur rumah kaca FST UNAIR dengan identifikasi morfologi, genus kapang yang banyak ditemukan dengan identifikasi morfologi dan molekuler, dan spesies yang banyak ditemukan dengan identifikasi molekuler. Area timur rumah kaca FST UNAIR merupkan salah satu ruang terbuka hijau (RTH) di daerah kampus yang ditumbuhi dengan berbagai macam pohon yang menjadi indikasi adanya kandungan sumber hara pada tanah. Adanya sumber hara pada tanah merupakan unsur penting hadirnya kapang di tanah. Metode pengambilan sampel tanah adalah komposit dari tiga subplot. Pada setiap pengambilan sampel tanah subplot, parameter fisik dan kimia lingkungan juga diukur. Faktor lingkungan yang diukur adalah kelembapan udara, kelembapan tanah, pH, suhu tanah, intensitas cahaya, serta komposisi substrat. Untuk perhitungan dan identifikasi kapang, 25 gram sampel tanah dilakukan pengenceran dari 10-1 – 10-5. Perhitungan rata-rata koloni kapang mengikuti Angka Kapang dan Khamir (AKK) yaitu 10-150 CFU/pengenceran. Setiap koloni berbeda dilakukan pemurnian untuk identifikasi morfologi secara makroskopis koloni dan slide culture untuk identifikasi morfologi secara mikroskopis. Tiga koloni kapang yang paling banyak ditemukan dilakukan identifikasi molekuler menggunakan primer ITS 4 dan ITS 5. Kondisi lingkungan di RTH area timur rumah kaca FST UNAIR rata-rata untuk kelembapan udara 60,44%, Suhu tanah 26 %, pH 4,86, dan intensitas cahaya berkisar antara 1.1194 – 65.000 lux. Komposisi substrat terdiri atas 32,79 % pasir dan 67,21 % merupakan campuran debu dan liat. Rata-rata kapang yang ditemukan adalah 9 CFU/gram dan terdapat 20 koloni berbeda. Genus yang berhasil teridentifikasi secara morfologi adalah Aspergillus, Penicillium, Paecilomyces, Trichoderma, Chrysosporium, dan Acremonium. Satu isolat tidak dapat diidentifikasi karena bagian sel yang tidak lengkap. Genus yang ditemukan paling banyak adalah isolat Sp 4 dengan genus Aspergillus dan isolat Sp 6 dan Sp 8 dengan genus Penicillium. Secara molekuler, tiga isolat tersebut teridentifikasi sebagai Aspergillus parasiticus, Penicillium shearii, dan Penicillium simplicissimum dengan kemiripan secara berturut-turut adalah 98,68 %, 98,28 %, dan 100%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.B 43 - 23 Ann k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | ruang terbuka hijau, kapang, identifikasi, morfologi, molekuler, primer ITS | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 05:10 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 05:10 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147456 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


