BEKTIENADILA KUSUMASTUTI, - (2022) FAKTOR PERSONAL DAN LINGKUNGAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA PERNIKAHAN DINI (Studi Kasus di Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (290kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (218kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133181.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia dalam kasus pernikahan dini dan berada pada posisi tertinggi kedua setelah Kamboja di Asia Tenggara. Pernikahan dini terjadi pada orang yang masih di bawah usia reproduktif, yang dapat berisiko terhadap kesehatan terutama bagi perempuan karena dapat mengalami komplikasi selama kehamilan dan persalinan bahkan dapat menimbulkan kematian ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjauhi pernikahan dini agar memiliki perencanaan matang untuk melanjutkan pendidikan, berkarir dan merencanakan kehidupan berkeluarga yang bahagia dan sejahtera Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif menggunakan survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebesar 72 orang, diambil secara acak menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner faktor personal , dan lingkungan yang berhubungan dengan terjadinya pernikahan dini. Analisis data yang digunakan adalah dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingat pendidikan dengan terjadinya pernikahan dini (p-value=0,000), ada hubungan tingkat pengetahuan Pendewasaan Usia Perkawinan dengan terjadinya pernikahan dini (p-value=0.027), ada hubungan peran orang tua dengan terjadinya pernikahan dini (p-value=0,010), ada hubungan peran teman sebaya dengan terjadinya pernikahan dini (p-value=0,002), dan ada hubungan budaya masyarakat dengan terjadinya pernikahan dini (p-value=0,028). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan Pendewasaan Usia Perkawinan, peran orang tua, peran teman sebaya, dan budaya masyarakat dengan terjadinya pernikahan dini di Kecamatan Karangrejo. Sebaiknya perlu adanya edukasi dan pemahaman masyarakat terkait risiko dari pernikahan dini.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 59 - 23 Bek f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | budaya , pernikahan dini, pendewasaan usia perkawinan, teman sebaya | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 05:25 | ||||||
| Last Modified: | 18 Sep 2026 05:25 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147462 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


