INDEKS PREDIKTIF RISIKO KEJADIAN MALARIA PADA BAYI DAN BALITA DI KABUPATEN SARMI PROVINSI PAPUA

LALU IRWANDI (2022) INDEKS PREDIKTIF RISIKO KEJADIAN MALARIA PADA BAYI DAN BALITA DI KABUPATEN SARMI PROVINSI PAPUA. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101814553014_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (287kB)
[img] Text (BAB I)
101814553014_BAB I.pdf

Download (305kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101814553014_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Malaria masih menjadi ancaman kesehatan utama bagi anak di bawah lima tahun dan ibu hamil khususnya di daerah endemik malaria. Provinsi Papua menempati urutan pertama dari 34 provinsi untuk jumlah kasus malaria dan Kabupaten Sarmi pada tahun 2020 dilaporkan jumlah kasus malaria sebanyak 14.964 kasus dengan Annual Paracite Incident (API) 344.39 ‰, diatas rata-rata Provinsi Papua (41,31 ‰). Merupakan penelitian Case Control. Jumlah sampel 196 orang yaitu 98 sampel kasus dengan perbandingan kasus dan control adalah 1:1 Sampel diambil secara simple random sampling. Variabel yang diteliti adalah usia,status gizi riwayat ASI eksklusif,pendidikan dan pekerjaan orang tua, penggunaan LLIN, aktifitas di luar rumah pada malam hari, penggunaan baju lengan panjang, penggunaan lotion anti nyamuk, konstruksi rumah, keberadaan plafon rumah, kasa nyamuk, keberadaan genangan air dan ternak sekitar rumah. Data dianalisis dengan uji regresi logistik berganda untuk menyusun indeks prediktif risiko kejadian malaria pada bayi dan balita di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Hasil uji statistik dengan regresi logistik berganda menunjukkan bahwa variabel genangan air (OR=3,610 p value = 0,000), pekerjaan orang tua (OR=3,274 p value = 0,006), penggunaan kelambu (OR=3,358 p value = 0,001), dan aktifitas anak di luar rumah (OR=2,371 p value = 0,012) signifikan dalam mempengaruhi kejadian malaria pada bayi dan balita di Kabupaten Sarmi dengan Indeks prediktif risiko malaria = -2,083+(1,284*Genangan Air <50 meter dari rumah (Ada)+(1,186 *Pekerjaan Orang Tua (Risiko Tinggi)+(1,211*Penggunaan LLIN (Jarang) + (0,863* Aktifitas Anak Di Luar Rumah Pada Malam hari (Selalu)) Kesimpulan dalam penelitian yaitu variabel genangan air sekitar rumah, pekerjaan orang tua, penggunaan kelambu berinsektisida, dan aktifitas anak di luar rumah pada malam hari signifikan dalam mempengarui kejadian malaria bayi dan balita di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Saran bagi Dinas Kesehatan dan Puskesmas agar indeks prediktif ini dapat dipertimbangakan sebagaisalah satu tool dalam skrining risiko malaria pada bayi dan balita di wilayah Kabupaten Sarmi Kata Kunci : Malaria, Indeks Prediktif

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK T.FKM.E 09 - 23 Lal i
Uncontrolled Keywords: Malaria, Predictive Index
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA643-645 Disease (Communicable and noninfectious) and public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Epidemiologi
Creators:
CreatorsNIM
LALU IRWANDINIM101814553014
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHARI BASUKI NOTOBROTONIDN0025066504
Thesis advisorARIEF HARGONONIDN0026017303
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 18 Sep 2026 06:48
Last Modified: 18 Sep 2026 06:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147467
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item