Kontaminasi Mikroplastik di Sungai Brantas, Jawa Timur, Indonesia dan Dampaknya terhadap Ikan Gambusia affinis

NANIK RETNO BUWONO, - (2022) Kontaminasi Mikroplastik di Sungai Brantas, Jawa Timur, Indonesia dan Dampaknya terhadap Ikan Gambusia affinis. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
081917027304 HALAMAN I.pdf

Download (238kB)
[img] Text (BAB I)
081917027304 BAB I.pdf

Download (50kB)
[img] Text (FULL TEXT)
081917027304.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Sungai Brantas, sungai terpanjang di Jawa Timur, saat ini rentan terhadap pencemaran mikroplastik. Mikroplastik tidak hanya mencemari lingkungan perairan tetapi juga masuk ke dalam tubuh ikan dan dianggap memiliki potensi toksisitas yang tinggi, yang mempengaruhi metabolisme. Mikroplastik dapat menyebabkan kerusakan oksidatif, kerusakan DNA, kerusakan jaringan dan mengganggu fungsi hormon. Dampak biologis kontaminasi mikroplastik (MP) pada biota air tawar telah memicu minat dan investigasi pertama terhadap mikroplastik pada Gambusia affinis dari Sungai Brantas dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel di semua stasiun dilakukan pada bulan Januari hingga April 2020. Lokasi penelitian menggunakan empat kota yaitu Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Mojokerto dan Kota Surabaya. Mikroplastik diidentifikasi dan diukur dalam sampel air dan ikan menggunakan standar NOAA. Jenis mikroplastik ditentukan menggunakan mikroskop Olympus CX-23 dengan perbesaran 100 kali lipat. Teknik FTIR digunakan untuk memvalidasi partikel yang diidentifikasi sebagai mikroplastik dan pengujian komponen kimia pada mikroplastik menggunakan GCMS. Analisis Superoxide dismutase (SOD) dan Malondialdehyde (MDA) dilakukan dengan metode kolorimetri sedangkan aktivitas Catalase (CAT) ditentukan menggunakan kit ELISA Catalase ikan komersial. Nilai kualitas fisikokimia air sungai dievaluasi dengan menggunakan kriteria indeks NSFWQI. Analisis statistik yang digunakan yaitu CCA, MANOVA dan analisis jalur (path analysis). Mikroplastik ditemukan pada konsentrasi yang lebih tinggi pada sampel air, ikan, insang dan saluran pencernaan ikan G.affinis di daerah hilir daripada hulu dari Sungai Brantas. Parameter suhu, kekeruhan, total padatan tersuspensi, dan kebutuhan oksigen biologis merupakan unsur fisika dan kimia utama yang berhubungan langsung dengan kelimpahan MP di Sungai Brantas. Hasil Uji MANOVA untuk varian jenis mikroplastik yang ditemukan pada organ di lokasi pengambilan sampel yang berbeda memberikan nilai p <0,05 yaitu kelimpahan berbagai jenis mikroplastik berdasarkan sampel dan lokasi secara bersamaan berbeda. Konsentrasi partikel mikroplastik pada G. affinis memiliki hubungan linier positif dengan panjang ikan. Zat aditif ftalat yang teridentifikasi mendominasi yaitu 1,2-Benzenedicarboxylic acid (asam flatat) di insang dan saluran pencernaan serta 1,4-Phthalazinedione, 2,3-dihydro-6-nitro-( phthalic hydrazide) di saluran pencernaan. Kelimpahan MP memiliki efek langsung pada SOD dan MDA di insang. Sedangkan kelimpahan MP dalam saluran pencernaan memiliki efek langsung pada SOD dan CAT yang mempengaruhi terbentuknya MDA.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK D.FST 05 - 23 Nan k
Uncontrolled Keywords: Gambusia affinis, microplastic, gills, digestive tract, oxidative stress, water quality
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QA Mathematics
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Matematika dan IPA (S3)
Creators:
CreatorsNIM
NANIK RETNO BUWONO, -NIM081917027304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAGOES SOEGIANTO, -NIP196208031987101001
Thesis advisorYENNY RISJANI, -NIPM196105231987032003
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 21 Sep 2026 04:07
Last Modified: 21 Sep 2026 04:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147543
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item