Zainul Alim (2022) Pengaruh Bobot Awal Yang Berbeda Terhadap Kondisi Pemutihan (Bleaching), Kadar Klorofil-a dan Rendemen Rumput laut Kappaphycus alvarezii Pada Budidaya Sistem Akuaponik. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141611133162cov.pdf Download (475kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141611133162bab 1.pdf Download (50kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141611133162.pdf Restricted to Registered users only Download (950kB) | Request a copy |
Abstract
Rumput laut merupakan komoditas hasil perikanan yang dapat menjadi sumber devisa negara dan potensial untuk dikembangkan. Salah satu jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan, memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi ialah Kappaphycus alvarezii. Kendala yang timbul dalam budidaya rumput laut yaitu seiring dengan berkurangnya ketersediaan air dan lahan yang terbatas atau sempit untuk budidaya, rumput laut rentan terhadap serangan hama dan penyakit, penurunan kualitas lingkungan perairan laut yang disebabkan oleh aktifitas pertanian dari darat, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang kesesuaian berat bibit awal yang digunakan saat penanaman. Sistem akuaponik muncul sebagai solusi yang sangat cocok diterapkan untuk membudidayakan rumput laut dan juga ikan dengan lahan dan modal yang terbatas serta semakin sulitnya ketersediaan air yang sesuai untuk budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pemutihan (bleaching), kadar klorofil-? dan rendemen pada rumput laut Kappaphycus alvarezii. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan 3 perlakuan dan 2 ulangan. Perlakuan rumput laut K. alvarezii dengan bobot awal yang berbeda. Hasil penelitian selanjutnya dianalisis dalam bentuk rata-rata dan disajikan dalam bentuk grafik dan tabel serta dibandingkan dengan data sekunder untuk kemudian dibahas dalam pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil kondisi pemutihan (bleaching), kadar klorofil-? dan rendemen antar perlakuan. Perlakuan 50 gram menunjukan hasil terbaik terhadap kondisi pemutihan (bleaching) dengan rata-rata 22,26%, dan kadar klorofil-? dengan rata-rata 1,07 mg/L. Perlakuan 150 gram menunjukan hasil terbaik terhadap rendemen dengan hasil rata-rata 15,48%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.10-22 Zai p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Aquaponics | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QK Botany > QK710-899 Plant physiology S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture |
|||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 07:41 | |||||||||
| Last Modified: | 21 Sep 2026 07:41 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147602 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


