SASTRA DAN POLITIK : STUDI ATAS WIJI THUKUL DAN KARYA-KARYANYA

AGUS PRAMONO, 070016334 (2006) SASTRA DAN POLITIK : STUDI ATAS WIJI THUKUL DAN KARYA-KARYANYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-pramonoagu-3308-fisp17-k.pdf

Download (81kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2006-pramonoagu-3308-fispsi-6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Skripsi ini meneliti tentang relasi antara sastra dengan politik dengan menggunakan Wiji Thukul dan karya-karyanya sebagai fokus kajian. Wiji Thukul merupakan sastrawan yang puisi-puisinya banyak mengangkat tema sosial serta kritik terhadap penguasa. Selain melakukan kritik melalui puisi, Wiji Thukul juga aktif melakukan advokasi terhadap buruh dan petani hingga membuat dia bergabung dengan Partai rakyat demokratik. Sikap oposisi Wiji Thukul terhadap rezim Orde Baru baik melalui karya-karyanya maupun aktivitas politiknya, membuat Wiji Thukul menjadi musuh rezim Orde Baru yang otoriter. Maka, permasalahan yang diangkat adalah bagaimanakah latar belakang kehidupan Wiji Thukul, bagaimanakah kondisi sosial politik yang mempengaruhi Wiji Thukul dalam menciptakan karyanya, serta bagaimana substansi karya-karya Wiji Thukul dalam konteks perlawanan terhadap kekuasaan. Metode Analisis yang digunakan oleh penulis adalah deskriptif, sedangkan teknik penelusuran dan pengumpulan data adalah kualitatif, dimana data diperoleh melalui studi pustaka serta wawancara. Pengumpulan data difokuskan pada rentang waktu antara 1986 hingga 1998. Pemilihan ini berdasarkan pertimbangan Wiji Thukul mulai menciptakan karya-karya yang bernada kritik terhadap negara dimulai pada tahun 1986 dengan puisi berjuduk "Peringatan" hingga saat dia hilang pada pertengahan tahun 1998 Dengan berlandaskan teori dan metode analisis diatas ditemukan berbagai fak-tor yang mendorong Wiji Thukul untuk menciptakan karyanya. Ketertarikannya di dunia sastra serta latar belakang kehidupan dan status sosialnya membuat Wiji Thukul sangat rajin menciptakan karya-karya yang ditujukan untuk mengkritik Orde Baru. Kondisi sosial politik pada masa itu sangat represif dan anti kritik, ini yang membuat penguasa berusaha menyingkirkan setiap pihak yang dirasa dapat mengancam kekuasaannya. Dari temuan data, dapat disimpulkan bahwa karya sastra dengan tema¬tema sosial-politik memiliki daya tekan cukup baik, dalam hal ini adalah terhadap penguasa yang otoriter. Karya-karya sastra perlawanan dapat digunakan untuk melawan apa / siapa raja yang menindas dan tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.P.17/06 Pra s
Uncontrolled Keywords: POLITICS AND LITERATURE
Subjects: J Political Science
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1-6790 Literature (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM
AGUS PRAMONO, 070016334UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSoetrisno, Drs. , MSUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Hatra Iswara
Date Deposited: 22 Dec 2006 12:00
Last Modified: 09 Jul 2017 19:41
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14768
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item