PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza) DALAM PAKAN KOMERSIAL DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP RETENSI PROTEIN DAN LEMAK IKAN NILEM (Osteochilus hasselti)

NIA HALIMATUS SYADHIYAH, - (2022) PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza) DALAM PAKAN KOMERSIAL DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP RETENSI PROTEIN DAN LEMAK IKAN NILEM (Osteochilus hasselti). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
141811535002 HALAMAN I.pdf

Download (129kB)
[img] Text (BAB I)
141811535002 BAB I.pdf

Download (34kB)
[img] Text (FULL TEXT)
141811535002.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Ikan nilem adalah salah satu spesies ikan air tawar, akan tetapi pertumbuhannya relatif lambat. Pakan adalah salah satu faktor penting budidaya, dimana pakan berkualitas baik memiliki kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral yang sesuai dengan kebutuhan ikan. Pemanfaatan kandungan nutrien pakan dapat diketahui dari perhitungan retensi protein dan lemak. Penambahan feed additive temulawak salah satunya karena mengandung komponen seperti minyak atsiri dan kurkumin untuk meningkatkan pencernaan (karbohidrat, lemak, protein). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dalam pakan komersial dengan dosis berbeda terhadap peningkatan retensi protein dan retensi lemak ikan nilem (Osteochilus hasselti). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan, 4 ulangan. Data dianalis menggunakan Analysis of Variant (ANOVA) dan dilanjut Uji Jarak Berganda Duncan. Penelitian ini menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap retensi protein, retensi lemak, dan jumlah konsumsi pakan (JKP) pada ikan nilem. Nilai retensi protein tertinggi didapat pada (P4) yaitu 41,2038%, hal ini karena ikan mampu memanfaatkan protein secara optimal untuk kebutuhan metabolisme. Sedangkan nilai retensi lemak tertinggi didapat pada (P5) yaitu 738,9078, hal ini karena adanya kandungan kurkuminoid yang dapat membantu proses penyerapan lemak. Peningkatan nilai retensi protein dan retensi lemak pada tubuh dipengaruhi oleh tingkat penyerapan konsumsi pakan, sehingga adanya minyak atsiri, kurkumin ini berfungsi dalam meningkatkan nafsu makan. Penyerapan pakan optimal dapat menurunkan nilai konversi pakan (FCR). Kesimpulannya penambahan tepung temulawak dengan dosis berbeda dapat meningkatkan retensi protein, retensi lemak, serta mengoptimalkan penggunaan pakan sehingga dapat menurunkan FCR untuk membantu pertumbuhan ikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.A 85 - 23 Nia p
Uncontrolled Keywords: Keywords : Nilem, feed, temulawak, protein retention, fat retention, JKP
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology
Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
NIA HALIMATUS SYADHIYAH, -NIM141811535002
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPRAYOGO, -NIP197505222003121002
Thesis advisorHAPSARI KENCONOJATI, -NIP-
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 22 Sep 2026 07:52
Last Modified: 22 Sep 2026 07:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147687
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item