NADINE SALSABILA PUTRI (2022) PROFIL PENYAKIT KULIT PADA POPULASI GERIATRI DI UNIT RAWAT JALAN KULIT DAN KELAMIN RSUD Dr.SOETOMO SURABAYA TAHUN 2019-2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011911133304_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133304_BAB I.pdf Download (236kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011911133304_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penyakit kulit pada geriatri sering tidak tercatat dan tidak dikeluhkan oleh pasien geriatri, tetapi semakin kita biarkan akan menjadi masalah pada penurunan kualitas hidup pasien geriatri, bisa dilihat pada situasi global pada saat ini tercatat masalah terbesar geriatri adalah penyakit degenerative, dengan bertambahnya usia maka fungsi fisiologis akan mengalami penurunan akibat proses degeneratif (penuaan) akan berdampak pada perubahan pada diri manusia, tidak hanya perubahan fisik, tetapi juga kognitif, perasaan, sosial dan sexualdan sudah diprediksikan saat tahun 2050 nanti sekitar (75%) geriatri yang menderita penyakit degeneratif ini tidak dapat beraktivitas dan harus tinggal di rumah. Mengetahui profil penyakit kulit pada populasi geriatri yang berkunjung di Unit Rawat Jalan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya 2019-2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif berdasarkan rekam medis di Unit Rawat Jalan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pengambilan data dilakukan pada bulan Juli 2021 - November 2021. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi profil pasien geriatri berstatus rawat jalan dengan mencatat jenis kelamin, usia, domisili, keluhan utama, komorbid, eflorensi, diagnosis, pemeriksaan tanda vital, terapi, dan respon terapi. Berdasarkan insidensi pada pasien geriatri di Unit Rawat Jalan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode 2019-2020. 299 pasien didapatkan terbanyak adalah laki-laki (51,51%), kelompok usia 66-74 tahun (58,86%), domisili terbanyak di Surabaya (82,27%), keluhan utama terbanyak adalah gatal (60,87%), diagnosis terbanyak adalah xerosis cutis (29,10%) dan gambaran lesi tersering berupa makula eritmatosa (46,25%), pemeriksaan tanda vital dilakukan pada (96,66%) pasien, komorbid terbanyak adalah hipertensi (37,24%), terapi topikal terbanyak adalah golongan pelembap atopiclair (32,14%) dan terapi sistemik terbanyak adalah golongan antihistamin cetirizine (65,31%), respon terapi terbanyak adalah kategori membaik (35,35%) dari 198 pasien yang kontrol. Diagnosis pasien geriatri ditegakkan berdasarkan anamnesis, gejala klinis, kemudian dicocokan dengan hasil eflorensi. Penyakit kulit geriatri, penelitian deskriptif, RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 55 - 23 Nad p | ||||||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Geriatric skin disease, descriptive research, RSUD Dr. Soetomo Surabaya. | ||||||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | ||||||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | ||||||||||||
| Creators: |
|
||||||||||||
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 07:24 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Sep 2026 07:24 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147699 | ||||||||||||
| Sosial Share: | |||||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


