ANDY SETIAWAN (2022) PERBANDINGAN EFEK DOSIS PEMBERIAN VITAMIN C DAN ZINC UNTUK MENGHAMBAT PEMBENTUKAN BIOFILM KLEBSIELLA PNEUMONIAE. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011828226302_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
011828226302_BAB I.pdf Download (349kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011828226302_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Klebsiella pneumoniae adalah bakteri Gram negatif yang menyebabkan bakteremia, sepsis, UTI, pneumonia, infeksi nosokomial. K. pneumoniae dapat membentuk biofilm. Biofilm berperan penting pada virulensi dan bakteri menjadi lebih resisten terhadap antibiotik. Diperlukan agen alternatif yang berefek terhadap biofilm dengan efek samping minimal. Studi ini ingin menunjukkan efek vitamin C dan zinc di berbagai dosis secara invitro untuk menghambat pembentukan biofilm pada Klebsiella pneumoniae Metode: Eksperimen ini menggunakan isolat klinis tersimpan Klebsiella pneumoniae dengan menggunakan kontrol. Isolat - isolat selain kontrol dipaparkan dengan vitamin C dan zinc sediaan oral dengan berbagai dosis kemudian dihitung Optical Density dan persentase penurunan biofilm dan dibandingkan antar dosis yang digunakan Hasil: Vitamin C dan zinc pada studi ini mempunyai efek penghambatan biofilm Klebsiella pneumoniae secara invitro pada semua dosis. Perbedaan penurunan Optical Density biofilm dari dosis yang digunakan setelah diuji statistik semuanya signifikan (P < 0,05). Optical Density biofilm yang paling kecil terdapat pada vitamin C dosis 1000 mg dan zinc 50 mg, persentase penurunan Optical Density biofilm yang paling besar terdapat pada vitamin C dosis 1000 mg dan zinc 50 mg. Kesimpulan: Terdapat perbedaan penghambatan pembentukan biofilm Klebsiella pneumoniae pada pemberian vitamin C dan zinc oral invitro, semakin tinggi dosis, penghambatan terhadap pembentukan biofilm semakin besar, ditunjukkan dengan Optical Density biofilm yang paling kecil dan persentase penurunan Optical Density biofilm yang paling besar pada dosis tertinggi.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.MK 04 - 23 And p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Vitamin C, zinc, Klebsiella pneumoniae, Optical Density | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine R Medicine > RC Internal medicine > RC705-779 Diseases of the respiratory system |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Mikrobiologi Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 02:42 | |||||||||
| Last Modified: | 24 Sep 2026 02:42 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147782 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


